20 March 2020, 10:50 WIB

Lukaku Mengaku Hampir Gila Akibat Isolasi Covid-19


Patrick Pinaria | Sepak Bola

PENYERANG Inter Milan Romelu Lukaku harus menjalani masa isolasi guna pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19). Ia mengaku nyaris gila saat menjalani periode itu.

Italia saat ini dilanda virus korona. Negara tersebut bahkan menjadi salah satu yang terbanyak mencatatkan kasus infeksi virus mematikan tersebut.

Situasi ini memaksa pemerintah Italia memberlakukan kebijakan lockdown. Salah satunya kebijakannya adalah membatasi aktivitas masyarakatnya, termasuk berkaitan dengan sepak bola.

Kompetisi sepak bola di Italia turut terkena imbasnya. Termasuk Serie-A. Kompetisi tertinggi di 'Negeri Piza' tersebut diberhentikan sementara dalam batas waktu tidak tentu.

Baca juga: Gara-gara Covid-19, Lima Liga Top Eropa Rugi Rp68 Triliun

Selama kompetisi diberhentikan, para pemain diwajibkan menjalani masa isolasi. Termasuk striker Inter Lukaku. Ia pun mengaku frustrasi dengan situasi tersebut.

"Saya hampir gila dalam satu hari. Saya tidak bisa keluar, saya tidak bisa pergi berbelanja. Saya dikurung di rumah. Saya rindu kehidupan sehari-hari bersama ibu saya, putra, dan kakak saya," ujar Lukaku.

"Saya bersama fisioterapis saya. Mereka membawakan saya makanan setiap hari. Saat makan siang tiba, saya makan ikan dan sayuran," sambungnya.

"Mereka memberi saya sepeda latihan. Saya meminta alat itu dalam group chat dan setelah dua jam, mereka pun membawakan alat itu kepada masing-masing pemain," tutur Lukaku.

Meski frustrasi, Lukaku sadar masa isolasi memang penting guna mengantisipasi penyebaran virus korona. Termasuk untuk ibunya yang saat ini mengidap diabetes.

"Anda harus berhati-hati. Misalnya ibu saya menderita diabetes. Jadi, saya tidak bisa pulang dan menyentuhnya," tutup Lukaku. (OL-1)

BERITA TERKAIT