20 March 2020, 10:49 WIB

Tanggap Korona, Sekolah Victory Plus Terapkan Belajar Interaktif


Mediaindonesia.com | Humaniora

SAAT menanggapi Keputusan Gubernur Jawa Barat dan arahan Walikota Bekasi untuk bersekolah dari rumah selama 2 (dua) pekan, Sekolah Victory Plus Bekasi menyelenggarakan Program Belajar Jarak Jauh Secara Interaktif.

Program tersebut sejatinya adalah kegiatan belajar-mengajar sehari-hari, namun dilakukan secara daring. Guru dan murid menggunakan fasilitas video conference untuk berinteraksi langsung pada saat kegiatan belajar-mengajar.

Guru Sekolah Victory Plus Bekasi tetap melakukan kegiatan mengajar seperti biasa, namun bedanya mereka menyelenggarakan kelas di hadapan gawai yang telah terhubung secara daring dengan siswa mereka yang berada di rumah masing-masing. 

“Kami memahami bahwa Program tersebut tidak dapat sepenuhnya dilakukan seperti pengajaran di sekolah, ada beberapa keterbatasan dalam pelaksanaannya," kata Maria Bhekti Utari, Kepala Sekolah Dasar di Sekolah Victory Plus Bekasi, Jumat (20/3).

"Walaupun demikian, kami tetap berupaya yang terbaik untuk memberikan pendidikan yang bermakna bagi para siswa kami melalui program interaktif ini. Dukungan orangtua di rumah juga menjadi faktor penting suksesnya program ini,” tambahnya.

Pelaksanaan program ini tidak sederhana tetapi relatif mudah. Berkat teknologi, tatap muka secara digital dapat difasilitasi menggunakan Google Meet. Alat-alat yang dibutuhkan adalah gawai seperti telepon seluler pintar, tablet maupun laptop, dan yang paling pentu tentu saja jaringan internet.

Sekolah Victory Plus Bekasi juga telah menggunakan platform seperti Seesaw dan Managebac untuk proses memberi dan menyerahkan tugas untuk guru dan siswa.

Untuk sukses menjalankan program tersebut, infrastruktur dan perencanaan memainkan peran yang sangat penting seperti persiapan mata pelajaran, alat pengajaran, kesiapan guru dan siswa dalam mengimplementasikan program.

Kegiatan yang telah berjalan 4 hari itu memberikan pengalaman belajar-mengajar yang baru bagi guru dan siswa, serta wawasan baru tentang proses belajar mengajar untuk orang tua. Orang tua sangat menghargai komitmen sekolah dan dedikasi guru untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak mereka di masa krisis ini. 

Yustina Ries Sunarti, Ketua Yayasan di Sekolah Victory Plus Bekasi, menyatakan keprihatinannya terhadap keselamatan masyarakat Indonesia pada umumnya dan bagi institusi pendidikan pada khususnya. Dia juga berharap pandemi ini segera mereda. 

“Sekolah Victory Plus Bekasi telah menyiapkan rencana untuk memastikan proses belajar siswa akan tetap berjalan di tengah krisis dan ketidakpastian,” ujarnya. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT