20 March 2020, 10:42 WIB

Waspada Covid-19, Pengawasan Pintu Masuk Denpasar Diperketat


Arnoldus Dhae | Nusantara

PEMERINTAH Kota Denpasar terus memperketat seluruh pintu masuk dan area publik untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).  Pintu masuk Kota Denpasar, seperti Terminal Ubung, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Serangan, Pelabuhan Sanur, diawasi petugas dengan ketat.

Semua pergerakan orang atau penumpang diawasi. Mereka diwajibkan untuk cek suhu badan dan mencuci tangan sebelum masuk kota. Beberapa petugas pun sigap memberikan penjelasan dan sosialisasi soal wabah korona.

Pada Jumat (20/3), Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama Bendesa setempat dan seluruh tim kesehatan Kota Denpasar melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kapal dan ruang tunggu di dermaga Desa Serangan. Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. P

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, mengatakan penyemprotan disinfektan bertujuan meminimalkan penyebaran virus korona di moda transportasi penyeberangan. Mengingat, banyak turis dan warga lokal yang menggunakan moda transportasi tersebut. Terutama dari Sanur menuju Nusa Lembongan, berikut sebaliknya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Pemprov NTT Liburkan Sekolah

"Penyemprotan ini kita lakukan untuk antisipasi virus korona. Kita tahu virus ini cepat menyebar. Apalagi di kawasan ini banyak wisatawan yang akan menyeberang," jelas Ketut.

Kegiatan penyemprotan berlangsung hingga 29 Mei, sesuai dengan status siaga kebencanaan. Khusus penyemprotan kapal, lanjut dia, nantinya akan diteruskan pemilik kapan. Sedangkan untuk ruang tunggu, penyemprotan akan dilanjutkan otoritas setempat.

“Untuk penyemprotan akan dilakukan tiga kali dalam sehari. Mengingat boat terus digunakan untuk penyeberangan,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dilakukan di Terminal Ubung dan Pelabuhan Benoa. Kabag Protokol Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, mengatakan pihaknya berupaya memperluas ruang penyemprotan disinfektan. Serta, memperbanyak penyebaran hand sanitizer di sejumlah ruang publik.

 "Sekarang petugas sudah sampai ke tingkat desa dan kelurahan, mensosialisasikan pola hidup sehat, cuci tangan, social distancing, menjaga gizi seimbang, pola makan, olah raga dan istirahat. Kami bekerja keras agar warga Kota Denpasar tidak ada yang terpapar,” kata Dewa.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT