20 March 2020, 10:22 WIB

Imbauan Pemerintah Berhasil, Pengguna Angkutan Umum Turun


Hilda Julaika | Megapolitan

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) melaporkan adanya penurunan pengguna transportasi umum turun hingga 40-70%. Adapun penurunan ini terjadi setelah adanya kebijakan pemerintah untuk bekerja dari rumah (work from home) dan menjaga jarak sosial (social distancing).

"Dampak dari kebijakan pemerintah untuk menjalankan menjaga jarak tersebut dan ditambah dengan kebijakan bekerja dari rumah membuat pengguna jasa transportasi publik menjadi berkurang. Penurunannya mencapai 40%-70%,” tutur Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati melalui keterangan resminya kepada Media Indonesia, Jumat (20/3).

Lebih lanjut Aditia mengatakan penurunan jumlah penumpang tersebut, di sisi lain menunjukkan upaya pemerintah mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat yang lain, menunjukkan keberhasilan. Sehingga penurunan jumlah penumpang transportasi umum ini turut mengurangi masyarakat yang berkerumun di area umum.

Baca juga: Social Distancing Efektif, Penumpang MRT Menurun Drastis

“Penurunan jumlah penumpang ini juga mengurangi orang yang berkerumun di area publik. Segala upaya ini diharapkan dapat membantu secara signifikant upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Adapun dalam menjalan kebijakan tersebut, Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan di daerah-daerah. Langkah Kemenhub ini pun disambut daerah dengan menerbitkan surat edaran.

Salah satunya di DKI Jakarta, Dinas Perhubungan setempat telah menerbitkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) Pada Angkutan Umum di DKI Jakarta dengan Social Distancing.

Surat edaran itu ditujukan agar seluruh operator angkutan umum yang memiliki wilayah operasi di Ibu Kota menerapkan social distancing, tanpa terkecuali untuk mencegah penularan virus Covid-19. (OL-1)

BERITA TERKAIT