20 March 2020, 08:33 WIB

Menkes Minta Maaf Soal Pernyataan Yurianto


Atalya Puspa | Humaniora

MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto melayangkan permohonan maafnya kepada Dewan Pengurus Pusan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Hal ini terkait dengan pernyataan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto dalam salah satu konten YouTube Deddy Corbuzier.

"Bersama ini, saya selaku Menteri Kesehatan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kalimat yang terucap oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan pada sebuah video yang diunggah di channel youtube Deddy Corbuzier tanggal 17 Maret 2020 bejudul 'Saya Emosi!! Ternyata Benar RS Menolak Pasien Corona!," kata Terawan dalam surat yang dilayangkan kepada PPNI, Kamis (19/3).

Diketahui, PPNI melayangkan surat keberatannya atas pernyataan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto dalam konten Youtube Deddy Corbuzier.

Baca juga: Ibaratkan Perawat Sebagai Room Boy, Kemenkes Dituntut Minta Maaf

Dalam video itu, Yurianto mengibaratkan perawat sebagai Room Boy yang berkerja untuk meraup keuntungan bagi Rumah Sakit.

"Rumah sakit itu bisnis kok sekarang, hotel yang room boy-nya nurse," kata Yurianto dalam video yang menjadi trending di Youtube tersebut.

PPNI merasa, pernyataan tersebut mencoreng profesi perawat yang kini tengah berjibaku melawan Covid-19. (OL-1)

BERITA TERKAIT