20 March 2020, 07:45 WIB

Langgar Swakarantina, Jovic Minta Maaf


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PENYERANG Real Madrid Luka Jovic, Kamis (19/3), meminta maaf setelah melakukan perjalanan ke Serbia dan melanggar swakarantina yang dimaksudkan mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

Jovic mengaku mendapatkan izin untuk terbang ke negaranya itu dari Real Madrid yang melakukan karantina setelah seorang pemain klub bola basket mereka positif virus korona, pekan lalu.

Namun, setelah tiba di Beograd, menurut laporan surat kabar Spanyol As, penyerang berusia 22 tahun itu terlihat di jalan ibu kota Serbia itu merayakan ulang tahun kekasihnya.

Media massa Beograd melaporkan Jovic telah didatangi polisi meski tidak jelas apakah ada dakwaan yang diajukan kepadanya.

Baca juga: Abaikan Isolasi, Penyerang Real Madrid Dikecam PM Serbia

"Pertama-tama, saya meminta maaf karena saya menjadi bahan pembicaraan selama beberapa hari terakhir. Saya juga meminta maaf karena media memilih menulis tentang saya bukan tentang dokter dan pekerja kesehatan yang menjadi tokoh utama dalam melawan Covid-19," ujar Jovic di media sosial.

"Di Madrid, tes Covid-19 saya negatif. Jadi, saya memutuskan untuk terbang ke Serbia untuk membantu dan mendukung warga negara saya, selain untuk mendekatkan diri dengan keluarga, dengan izin klub saya."

"Ketika saya tiba di Serbia, mereka menguji saya dan hasilnya negatif. Saya meminta maaf karena saya tidak mendapatkan instruksi yang jelas mengenai bagaimana cara berperilaku selama masa swakarantina."

"Di Spanyol, saya diizinkan membeli makanan atau pergi ke apotek. Itu berbeda di Serbia. Saya meminta maaf kepada semua orang yang saya sakiti. Saya berharap kita semua bisa melalui wabah ini," pungkasnya. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT