20 March 2020, 07:15 WIB

Pangeran Albert II Positif Covid-19


Whisnu Mardiansyah | Internasional

PANGERAN Albert II dari Monaco dinyatakan positif terjangkit Covid-19 atau virus korona. Hal itu disampaikan pihak istana di wilayah monarki Eropa itu.

"Pangeran Albert II, yang telah diuji pada awal minggu, positif Covid-19," bunyi keterangan resmi Kerajaan Monaco seperti dilansir Euronews.com, Jumat (20/3).

Dari sebuah sumber, Pangeran Albert II sebelumnya diisolasi di apartemennya. Ia masih bekerja dan kondisi kesehatannya dilaporkan stabil tanpa ada gejala.

"Keadaan kesehatannya tidak menimbulkan kekhawatiran," kata seorang sumber.

 Baca juga: WNI di Azerbaijan Mengeluh Gejala Covid-19 Pascawawancarai Bima

 

Setelah dinyatakan positif, Pangeran Albert II dirawat dua dokter khusus di rumah sakit. Pangeran Albert II menyusul Perdana Menteri Dalam Negeri Monako Serge Telle yang lebih dulu dinyatakan positif covid-19.

"Albert sedang dirawat dokter umum dan spesialisnya di Rumah Sakit Princess Grace.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan melakukan pembatasan ketat pada pergerakan orang. Langkah itu diambil untuk memperlambat penyebaran virus korona di Negeri Menara Eiffel tersebut. Prancis sendiri berbatasan langsung dengan negara kota itu.

Selain itu, Macron juga mengatakan, militer akan ditugaskan membantu memindahkan mereka yang sakit ke rumah sakit.

Menurut Macron, langkah ini diambil setelah jumlah orang yang terinfeksi meningkat dua kali lipat setiap tiga hari.

"Saya tahu apa yang saya minta dari Anda belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi keadaan menuntutnya," tutur Macron dalam pidatonya, dilansir dari Channel News Asia, Selasa (17/3).

"Kami tidak melawan tentara atau negara lain. Tetapi musuh ada di sana, tidak terlihat, sulit dipahami, tapi sedang membuat kemajuan," katanya.

Macron menegaskan semua orang harus tinggal di rumah, kecuali membeli bahan makanan, bepergian untuk bekerja, olahraga, atau perawatan medis. Siapa pun yang melanggar batasan yang akan berlangsung hingga dua pekan ke depan, akan dihukum. (OL-1)

BERITA TERKAIT