20 March 2020, 06:01 WIB

Tidak Lagi Ditemukan Kasus Covid-19 Baru di Tiongkok


Basuki Eka Purnama | Internasional

TIONGKOK, Kamis (19/3), mencatatkan prestasi besar dalam perang melawan virus korona dengan tidak ada infeksi baru domestik untuk pertama kalinya sejak wabah Covid-19 dimulai pada Desember lalu. Namun, meningkatnya angka kasus impor tetap mengkhawatirkan.

Hal itu berbanding terbalik dengan yang terjadi di negara-negara lain di dunia yang mulai melakukan karantina dalam upaya mengendalikan wabah tersebut. Saat ini, jumlah kasus dan jumlah korban tewas di dunia lebih banyak ketimbang di Tiongkok.

Saat ini, tidak ditemukan kasua baru di Wuhan, pusat wabah virus korona, untuk pertama kali sejak pemerintah Tiongkok mulai mengumumkan jumlah kasus Covid-19 pada Januari lalu.

Baca juga: Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Italia Lampaui Tiongkok

Wuhan yang berpenduduk 11 juta orang itu dikarantina penuh pada 23 Januari disusul 40 juta warga Provinsi Hubei, pada keesokan harinya.

Wilayah lain di Tiongkok juga memberlakukan aturan ketat untuk membatasi pertemuan publik.

Angka kematian akibat Covid-19 di Tiongkok bertambah delapan orang, seluruhnya di Hubei, menyebabkan total korban tewas di Tiongkok menjadi 3.245 orang.

Di Tiongkok, sebanyak 81 ribu orang positif Covid-19 namun kini tinggal 7.263 orang yang masih sakit.

Adapun di dunia, angka infeksi telah melewati 200 ribu orang dengan angka kematian lebih dari 8.700 orang.

Pada 19 Maret, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengunjungi Wuhan untuk pertama kalinya sejak wabah virus korona dimulai dan menyatakan wabah itu telah berhasil dikendalikan.

Di hari yang sama, Pemerintah Provinsi Hubei mengizinkan warga melakukan perjalanan di dalam provinsi itu untuk pertama kalinya sejak Januari.

Kehidupan di Tiongkok, perlahan, mulai kembali normal. Warga mulai bekerja, pabrik kembali beroperasi, dan sejumlah sekolah kembali melakukan kegiatan belajar mengajar. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT