19 March 2020, 23:02 WIB

Baru Dimulai, F1 Langsung Masuk Fase Libur Musim Panas


Deden Muhammad Rojani | Olahraga

WABAH virus korona Covid-19 yang terus melanda berbagai negara membuat Federasi Otomotf Internasional (FIA) memutuskan untuk memajukan jadwal libur musim panas balapan Formula 1 yang sedianya berlangsung Agustus menjadi Maret-April ini.

Keputusan itu sekaligus membuat tim balap F1 harus menunda pengembangan mobil balap mereka selama 21 hari.

"Mengingat dampak global dari Covid-19 yang saat ini mempengaruhi penyelenggaraan Kejuaraan Dunia FIA Formula 1, Dewan Motor Sport Dunia telah menyetujui perubahan terhadap Regulasi Sport FIA Formula 1 2020, memindahkan periode jeda musim panas dari Juli dan Agustus ke Maret dan April serta memperpanjangnya dari 14 hari menjadi 21 hari," demikian pernyataan laman resmi FIA.

"Semua peserta kompetisi harus mematuhi periode jeda itu selama 21 hari berturut-turut selama bulan Maret dan/atau April," imbuhnya.

Keputusan tersebut pun harus dipatuhi oleh pembalap dan staf tim, dengan menghentikan segala aktivitas balapan maupun pengembangan jet darat yang biasa dilakukan.

Baca juga : Rossi Diminta tak Segera Pensiun

Menyikapi keputusan tersebut, Red Bull memutuskan untuk mengistirahatkan timnya mulai 27 Maret hingga tiga pekan setelah itu.

Sebagai antisipasi penyebaran virus corona, Formula 1 memutuskan menunda tiga seri pembuka; Australia, Bahrain dan Vietnam, setelah jauh-jauh hari menangguhkan seri keempat di China.

Di tengah keraguan menggelar balapan di Belanda, Spanyol dan Monako, musim balapan kemungkinan dimulai pada akhir Mei nanti, jika kondisi memungkinkan.

Sebelumnya F1 dan FIA telah resmi membatalkan GP Australia yang sedianya berlangsung pada Minggu (15/3/20). GP Bahrain yang semula dijadwalkan akan digelar pada 22 Maret dan GP Vietnam dan GP China juga harus ditunda lantaran ancaman virus corona.

Maka seri balapan perdana baru akan berlangsung di GP Belanda pada 3 Mei mendatang. Meski demikian, keputusan ini bisa berubah jika wabah virus corona belum juga mereda. (FIA/OL-7)

BERITA TERKAIT