19 March 2020, 22:20 WIB

Wahana Artha Group Optimistis Bisnis Tahun Ini Naik


M Setiawan Alun Negoro | Otomotif

MESKI dibayangi isu yang kini melanda dunia seperti penyebaran wabah virus korona (Covid-19), Wahana Artha Group (WAG)optimistis menatap pergerakan bisnis yang memasuki usia ke-48 tahun. Keyakinan ini hadir dengan dukungan perkembangan positif beragam lini bisnis yang tergabung dalam WAG sepanjang 2019 lalu.

Tidak mudah mencapai usia matang tersebut bagi WAG. Diperlukan semangat, kerja maksimal, dan usaha ekstra untuk mendapatkan hasil terbaik. Kerja sama yang saling mendukung jadi satu kunci utama WAG mampu mengembangkan beragam lini bisnis yang dimilikinya, baik di bidang otomotif dan hospitality, food and beverage.

WAG pun membagi kisah sukses dalam gelaran press briefing perjalanan bisnis sepanjang 2019 di salah satu outlet Kyochon Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang juga merupakan salah satu unit bisnisnya.

Otomotif merupakan salah satu lini bisnis WAG yang menjadi penopang performa grup yang bermarkas di Jalan Gunung Sahari Raya Nomor 32 ini. Besar melalui bisnis otomotif roda dua sebagai diler utama sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), sejak 1972, WAG makin berkembang di berbagai jenis bisnis.

Menjual rata–rata 400.000 unit per tahun sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang, PT WMS hingga kini berhasil menjadi pemegang pasar penjualan roda dua kedua wilayah tersebut. Pada 2019, hadirnya beragam produk berkualitas Honda hingga pelayanan terbaik untuk konsumen, WMS berhasil kuasai pasar hingga 74%.

Memang bukan tugas mudah bagi WMS, dengan dukungan penjualan 116 jaringan diler resmi dan 322 layanan after sales Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), WMS mampu menjaga kepercayaan dan kepuasan konsumen Honda di seluruh wilayah Jakarta dan Tangerang.

Bisnis roda dua yang ditangani oleh WMS merupakan bisnis dengan keunikan dan tantangan tersendiri. Perubahan kebutuhan akan roda dua dan gaya hidup khas perkotaan menjadikan WMS tumbuh dengan beragam tantangan yang ada. Perubahan minat, kemampuan, dan budaya juga terlihat dalam tren peningkatan penjualan Honda BigBike yang naik 10% pada 2019 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: Armada UD Trucks Siap Menuju Nol Kematian

"Bisnis main dealer sepeda motor memiliki keunikan tersendiri, khususnya di Jakarta dan Tangerang. Itulah sebabnya kami berupaya meningkatkan kepuasan konsumen secara konsisten salah satunya dengan menjalankan standar terbaik," jelas Chief Marketing Officer Wahana, Edi Setiawan, Rabu (18/3).

Ia menambahkan, mengikuti keinginan konsumen yang menuntut simpel dan cepat, WMS juga terus menyempurnakan layanan aplikasi digital Wanda.

Masih di lini bisnis otomotif, WAG memiliki anak usaha di bidang ritel sepeda motor Honda. Berbeda dengan lingkup main dealer, PT Wahana Artha Ritelindo (WARI) bergerak di penjualan sepeda motor yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Kini, Wari telah berkembang pesat dengan 32 jaringan mencakup Jakarta, Tangerang, Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, hingga Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur. Ekspansi itu menjadi strategi yang dilakukan cermat dalam membangun satu bisnis. Dengan strategi bisnis terencana, Wari membukukan angka penjualan hingga 60.000 unit pada 2019.

Masih terkait dengan bisnis otomotif, WAG juga mempunyai perusahaan transportasi logistik yang berkembang. Periode 2019, perusahaan dengan identitas PT Tristar Transindo telah miliki dua pool besar di Karawang dan Cimanggis, Jawa Barat, dengan ratusan armada beragam tipe.

Tristar mendata, perusahaan yang juga ikut terlibat pada pendistribusian unit motor WMS miliki tiga tipe transportasi seperi motor carrier, car carrier, dan kargo. Jumlah armada setiap divisi telah mumpuni untuk berikan pelayanan terhadap kebutuhan konsumen. Armada itu ialah 166 unit motor carrier beragam ukuran, 94 car carrier, 65 armada kargo, dan 16 unit armada towing untuk roda dua dan empat. (S-2)

BERITA TERKAIT