19 March 2020, 22:07 WIB

Pemkab Bogor Masih Lacak Panitia Seminar Antiriba


Henri Siagian | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih melacak panitia seminar tentang antiriba yang sempat digelar di Babakan Madang, Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku kesulitan mencari panitia seminar yang diikuti dua pasien virus covid-19 asal Jawa Tengah yang meninggal dunia.

"Sampai hari ini panitianya belum ketemu, dan sedang ditracking," ujarnya, Kamis (19/3).

Adapun 15 pegawai hotel lokasi seminar itu telah dipastikan negatif infeksi virus corona (covid-19).

Untuk lebih memastikan, ia meminta pengujian ulang lima sampel dari 15 pegawai yang sudah dinyatakan negatif.

"Kita kirim ke Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut," terang Ade Yasin.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan jumlah pasien positif covis-19 di Provinsi Jawa Tengah yang meninggal dunia bertambah satu orang. Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan dengan usia 49 tahun, dan berdasarkan hasil pelacakan pihaknya, pasien pernah mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat.

"Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif covid-19 meninggal pertama di Jawa Tengah yang dirawat di RSUD dr Moewardi Surakarta," katanya.

Hingga saat ini, kata dia, ada empat orang di Jateng positif covis-19 yang memiliki riwayat perjalanan di Bogor untuk mengikuti seminar, dua di antaranya meninggal dunia. (Ant/X-15)

BERITA TERKAIT