19 March 2020, 18:05 WIB

Asuransi Jasindo Siap Gandeng Fintech


Wisnu AS | Ekonomi

JAJARAN komisaris dan direksi baru PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) siap menyukseskan target perusahaan pada tahun ini. Strategi yang telah dicanangkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut antara lain perbaikan portofolio bisnis sambil memperkuat pangsa pasar dan peningkatan brand image melalui digital marketing yang berkolaborasi dengan fintech. 

Untuk itu Asuransi Jasindo akan memperluas pangsa pasar pada existing market yaitu sektor korporasi dan BUMN beserta afiliasinya. "Selain itu, perseroan akan aktif memasuki pasar asuransi yang lebih segmented dengan teknologi digital," ujar Ario Radityo, Corporate Secretary Asuransi Jasindo, dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (19/3).

Asuransi Jasindo, lanjut Ario, juga melakukan digital reengineering business process sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk cashless society maupun kampanye peningkatan penggunaan uang elektronik diantisipasi perusahaan dengan meningkatkan proses transaksi bisnis secara IT based system.  

Seperti diketahui, Kementerian BUMN sebagai pemegang saham Asuransi Jasindo resmi mengangkat komisaris, komisaris independen, dan empat direksi baru perusahaan itu, kemarin. Komisaris baru yang diangkat ialah Agustina Arumsari selaku komisaris beserta Ahmad Fuad Rahmany selaku komisaris independen. 

Perubahan pada jajaran direksi ialah Didit Mehta Pariadi dari direktur keuangan dan investasi menjadi direktur utama. Posisi yang ditinggalkan Didit diisi oleh Bayu Rafisukmawan. Lantas ada Dodi Susanto selaku direktur operasional, Diwe Novara selaku direktur pengembangan bisnis, dan Syah Amondaris mengisi posisi direktur bisnis strategis. (OL-13)

BERITA TERKAIT