19 March 2020, 17:25 WIB

Lima Kabupaten Masuk Zona Merah Pilkada Serentak di Bengkulu


Marliansyah | Nusantara

PEMETAAN Bawaslu Provinsi Bengkulu, ada lima dari delapan kabupaten, Provinsi Bengkulu, yang masuk dalam pengawasan zona merah atau titik rawan Pilkada serentak pada 2020.

Lima kabupaten yang masuk dalam pengawasan zona merah atau titik rawan pada Pilkada serentak 2020 yakni Seluma, Bengkulu Utara, Kepahiang, Kaur, dan Rejang Lebong.Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu, Patimah Siregar mengatakan, di Provinsi Bengkulu, ada lima kabupaten dari delapan masuk kategori kerawanan tinggi dalam Pilkada 2020.

"Kerawanan dalam Pilkada berkaitan dengan keberpihakan aparatur pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi peserta pilkada, politik transaksional pasangan calon, tim kampanye dan tim sukses, penggunaan media sosial dalam penyebaran hoax dan ujaran kebencian dan penyusunan daftar pemilih yang tidak akurat," katanya.

Bawaslu, lanjut dia, sudah melakukan pemetaan daerah-daerah di Provinsi Bengkulu yang masuk dalam zona pengawasan tersebut. Daerah yang masuk zona merah berkaca dari pengalaman pemilu dan pilkada sebelumnya sehingga petugas Bawaslu akan melakukan pengawasan ketat di lapangan bersama stakeholders terkait.

Selain itu, Bawaslu juga berharap Polri, TNI, BIN, dan BINDA terus menguatkan koordinasi untuk mencegah konflik horizontal dan vertikal.

Saat ini, Panwascam wajib melaporkan kinerjanya di lapangan menggunakan aplikasi sistem online resmi dari Bawaslu RI.

"Seluruh anggota Panwascam agar update data dalam melaporkan tugas mereka di lapangan," imbuhnya.

Tidak hanya tugas dalam mengawasi, kata dia, tapi hal lainnya yang penting laporan ini wajib disampaikan ke sistem online Bawaslu RI. (OL-2)

BERITA TERKAIT