19 March 2020, 16:01 WIB

Radio Grup MARI Serempak Lakukan Siaran dari Rumah 


mediaindonesia.com | Humaniora

DIMULAI hari Selasa (17/3)secara serempak, seluruh unit radio station grup Mahaka Radio Integra (MARI) yang berlokasi di Jakarta melakukan 'Siaran Dari Rumah'. Konsep siaran dari rumah ini merupakan turunan dari bentuk kegiatan bekerja dari rumah yang sangat disarankan pemerintah. Radio-radio tersebut adalah JAK 101 fm, GEN 98.7 fm, HOT 93.2 fm, KIS 95.1 fm, MUSTANG 88 fm, dan MOST Radio 105.8 fm.

Meluasnya penyebaran Covid-19 tentu menjadi perhatian lebih bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kondisi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi unit-unit radio station grup MARI dalam melakukan tugasnya sebagai media massa.

Sejak Indonesia divonis sebagai negara tertular Covid-19, MARI telah mengampanyekan #MARIsalingjaga sebagai langkah awal atau pengingat untuk bersikap serius tanpa panik berlebihan terhadap penularan virus tersebut.

Dengan tidak mengesampingkan kesehatan para anggota timnya dan mendukung anjuran pemerintah dalam rangka pencegahan penularan, sebagai perusahaan yang berbasis audio content, MARI selalu mengedepankan sajian konten terbaik.

“Dengan teknologi yang variatif saat ini, sangat memungkinkan bagi tim MARI untuk tetap produktif. Siaran radio pun bisa dilakukan dari rumah untuk keadaan darurat seperti sekarang. Walau bekerja dari rumah, saya dan seluruh tim MARI tetap akan menjaga kualitas siaran dan service kami baik secara teknis maupun konten untuk hasil yang terbaik,” jelas Adrian Syarkawie selaku CEO MARI.

Pengalaman pertama melakukan siaran radio dari rumah, bahkan terpisah dari pasangan siaran dirasakan oleh hampir semua penyiar radio grup MARI. Salah satu tim yang merasakannya adalah Adhi, Ibel, Mike dan Pila dari Mustang Morning Squad (MMS) yang melakukan siaran secara terpisah dari rumah masing-masing.

 “Fun banget, tapi jujur lebih deg-degan karena belum biasa kordinasi via online antar penyiar dan produser. Namun siaran seperti ini lebih berasa deket sama pendengar, selain siaran radio, kita juga Live di Instagram, personal banget di rumah dan kita ngobrol dengan pendengar tentang kegiatan seru apa yang biasanya dilakukan di rumah,” jelas Adhi.

Kedekatan dan kesamaan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antara radio dan pendengarnya, tentunya hal ini juga mempertajam posisi radio yang muncul sebagai teman sehari-hari bagi pendengarnya.

Sesuai rencana, siaran dari rumah dilakukan hingga Minggu, 22 Maret 2020. “Ini kunci kami sebagai radio, muncul sebagai teman bagi pendengarnya," tutur Ardian.

"Kami berharap keberadaan kami dapat membawa energi positif bagi pendengar. Kami juga sangat berharap, masyarakat Indonesia dapat menghadapi kondisi ini dengan bijak dan kuat, sehingga keseharian kita lekas kembali normal.  Kami yakin Indonesia mampu,” paparnya. (OL-09) 
 

BERITA TERKAIT