19 March 2020, 15:52 WIB

Timor Leste Lockdown, Puluhan WNI Tertahan di Perbatasan


Palce Amalo | Nusantara

SEDIKITNYA 20 Warga Negara Indonesia (WNI) tujuan Dili, Timor Leste tertahan di Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBNT) Motaain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (19/3).

Hal itu disebabkan negara itu menerapkan kebijakan lockdown atau membatasi akses keluar masuk warga demi mencegah penyebaran virus korona (covid-19).

"WNI yang tertahan sudah pulang," kata Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Kiemas Abdul Halim, Kamis (19/3).

Namun, Halim menyayangkan, kebijakan penutupan perbatasan tidak dikoordinasikan dengan Imigrasi Indonesia yang membuat imigrasi tetap melayani pelintas batas.

"Justru imigrasi Republik Demokratik Timor Leste tidak ada koordinasi dengan imigrasi Indonesia yang pelintas untuk tujuan berwisata, jalan-jalan dan liburan ditolak," ujarnya. Menurutnya,

Timor Leste hanya membolehkan eksportir, pemegang bebas visa dan penduduk Timor Leste boleh masuk.

Pada Senin (16/3), Gubernur NTT Viktor Laiskodat minta seluruh akses ke Timor Leste ditutup guna mencegah virus korona masuk ke wilayah Indonesia, namun pemerintahaan gubernur belum disetujui Kementerian Dalam Negeri.

Laiskodat mengatakan saat ini di wilayah NTT maupun dan Timor Leste tidak ada warga dalam pantauan maupun suspek korona, namun penutupan perbatasan bertujuan agar NTT dan Timor Leste sama-sama menjaga diri, serta masyarakat bekerja secara tenang. (OL-2)

BERITA TERKAIT