19 March 2020, 15:11 WIB

Impor Disiapkan Antisipasi Kebutuhan Pokok saat Ramadan


Indriyani Astuti | Ekonomi

PEMERINTAH sudah melakukan langkah antisipasi agar saat bulan Ramadan kebutuhan pokok terpenuhi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menuturkan saat ini sedang dilakukan identifikasi bahan pokok mana yang pasokannya berpotensi terganggu. Kebutuhan seperti beras, gula dan lain- lain harus dipastikan cukup.

"Pemerintah sudah siapkan andaikata persediaan di dalam negeri itu tidak cukup maka sudah menyiapkan dengan mengimpor," ujar Wapres di keadiaman rumah dinas Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (19/3).

Baca juga: Bisa Jadi Stimulus, Pemerintah Diminta Sesuaikan Harga BBM

Selain itu, Wapres meminta supaya ketersediaan bahan lain seperti bawang putih dan jagung agar jangan sampai kurang. Jagung, terangnya, sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bahan makan untuk ternak. Saat Ramadan, kebutuhan akan sumber protein seperti daging juga diperkirakan meningkat. Untuk itu, ujar Wapres, akan ada persiapan impor daging sapi dan kerbau.

"Itu sudah disiapkan pemerintah jadi rakyat tak perlu panik dan memborong," ucapnya.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak panik apalagi membeli bahan pokok berlebihan dengan memborong yang belum perlu. Seluruh persediaan, ujar Wapres, sudah disiapkan pemerintah dan telah dibahas dalam sidang kabinet maupun rapat terbatas, di Istana Negara, beberapa waktu lalu.

"Sudah dikordinasi dan dipantau penyiapan dan antisiapasinya," tukas Wapres. (OL-6)

BERITA TERKAIT