19 March 2020, 14:15 WIB

Pemerintah Didesak Sediakan Alat Tes Covid-19


Bayu Anggoro | Nusantara

ALAT tes pendeteksi cepat Covid-19 harus diperbanyak. Hal ini
seiring dengan makin meluasnya penyebaran virus korona di Indonesia.

Tidak hanya alat tes yang bisa menunjukkan hasil dalam waktu singkat, jumlahnya pun harus diperbanyak agar masyarakat bisa memeriksa kesehatan mereka.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, menjelaskan, alat tes ini sangat penting untuk memperkuat pola pencegahan dini dan penanganan cepat terhadap orang dalam pengawasan (ODP).

Terlebih, pasien dalam pengawasan (PDP) virus Korona menjadi prioritas yang harus diperiksa.

"Ketersediaan Rapid Tes Covid-19 ampuh menghentikan penularan dengan signifikan. Dengan Rapid Test, individu yang ditest bisa mengetahui positif tidaknya terjangkit virus mematikan itu," kata Farhan dalam siaran persnya, Kamis (19/3).

Dia  pun meminta pemerintah untuk menyediakan alat tes tersebut sambil menunggu pengembangan vaksin anti virus Covid-19.

Dia yakin pemerintah mampu menyediakan pendeteksi cepat yang mirip dengan test pack kehamilan itu.

"Karena kemampuan ilmuan dan perusahaan farmasi dalam negeri layak diperhitungkan. Yang perlu ditindaklanjuti, pemerintah harus berani membeli komponen rapid test," katanya.

Dia juga menilai, salah satu BUMN kita, Kimia Farma mampu memproduksi rapid test tersebut asal dipermudah memeroleh bahan dasarnya dari Tiongkok yang diberi nama Wuhan Hu-1, covid-19 reombinant protein.

Menurutnya, perusahaan kimia dalam negeri tengah gencar mematangkan persiapan pengadaan rapid test ini.

"Kami sangat menunggu hasil riset putra-putra bangsa yang akan segera menghasilkan teknologi pembuatan alat rapid test mendeteksi virus Korona. Pemerintah harus gerak cepat dan sigap. Saat ini perlu kita apresiasi bahwa pemerintah mengerahkan BUMN farmasi dan kesehatan, termasuk RS BUMN dan milik Kemenkes serta daerah untuk memberikan layanan deteksi cepat dan penanganan pasien," katanya. (BY/A-1)

BERITA TERKAIT