19 March 2020, 14:15 WIB

RSUD dr Soekardjo Batasi Jumlah Kunjungan Pasien


Kristiadi | Nusantara

RUMAH Sakit di Kota Tasikmalaya untuk sementara menghapuskan jam bezuk bagi pengunjung. Dan untuk pasien yang diduga terjangkit virus korona dan telah ditangani tim medis tidak boleh dikunjungi. Penerapan dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah dr Soekardjo sebagai langkah kewaspadaan penyebaran virus korona.

"Kami meminta petugas keamanan untuk melakukan pengawasan intensif, khususnya di gedung-gedung rawat inap dan jangan sampai adanya pengunjung yang tidak melihat papan pengumuman tiba-tiba masuk ke ruang rawat pasien. Karena, selama ini sudah memasang pengumuman pertanggal 16 Maret berada di pintu masuk dan petugas keamanan juga kita berdayakan," kata Wakil Direktur Umum RSUD dr Soekardjo, Deni Diyana, Kamis (19/3). 

Deni mengatakan, perubahan tersebut tidak hanya diberlakukannya kepada pasien dan keluarga tetapi juga untuk para pegawai. Mereka juga diarahkan untuk rajin mencuci tagan setelah beraktivitas, serta memakai masker. Para karyawan juga dilarang makan dan minum di area kerja.

"Semua pegawai diminta menghindari benda yang tidak perlu seperti pegangan tangga atau dinding Kebijakan tersebut diberlakukanya bagi semua rumah sakit lainnya yang berada di Kota Tasikmalaya, sebagai upaya langkah dan waspada  menyebarnya virus korona," ujarnya.

baca juga:Gubernur Babel Gencar Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Sementara itu, salah satu warga Cihideung, Usman, 53, mengatakan, dirinya yang hendak menjenguk saudaranya harus mengurungkan niatnya setelah membaca peraturan  yang dipasang di RSUD dr Soekardjo.  

"Kami sangat menghargai mengingat hal tersebut sebagai antisipasi penyebaran virus korona dan semua langkah yang dilakukannya untuk kebaikan bagi masyarakat," terangnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT