19 March 2020, 12:30 WIB

Cegah Covid-19, Haruskah Cuci Tangan tanpa Perhiasan?


Melalusa Susthira K | Weekend

MENCUCI tangan menjadi cara efektif dalam mencegah penyebaran covid-19. Namun mengenakan cincin, perhiasan, ataupun arloji dapat membuat hasil mencuci tangan menjadi kurang efektif dalam menghilangkan kuman atau bakteri selama pandemi covid-19.

"Kita berada dalam langkah ekstra untuk mempersempit transmisi covid-19, saya pikir melepaskan cincin / perhiasan saat mencuci tangan - atau mungkin membatasi pemakaiannya saat ini - merupakan langkah bijak," terang Kepala Divisi Penyakit Menular di Massachusetts General Hospital, Rochelle Walensky, kepada suart kabar USA Today. 

Sebuah penelitian dari Georgia State University pada 2018 lalu menemukan bahwa ketika tenaga medis mengenakan cincin saat bekerja, area tempat cincin itu menempel di kulit mereka menjadi area terlindung bagi bakteri dapat berkembang. 

Tim peneliti juga menemukan bahwa orang yang tidak memakai cincin saat mencuci tangan mampu membunuh lebih banyak bakteri daripada mereka yang mengenakan cincin. Pemakaian hand sanitizer pun dapat menjadi kurang efektif bila mengenakan cincin. 

Adapun dalam penelitian pada 2003 lalu, menemukan bahwa perawat yang memakai cincin dan menggunakan hand sanitizer, tisu pembersih, ataupun mencuci tangan mereka dengan sabun antimikroba menunjukkan lebih banyak bakteri di tangan mereka, dibandingkan mereka yang tidak memakai cincin dan melakukan prosedur yang sama.

Meski penelitian menunjukkan bahwa kuman dapat hidup di bawah cincin dari waktu ke waktu, namun informasi terkait penggunaan cincin dapat mengakibatkan penularan kuman masih terbatas. Hal itu juga berlaku untuk covid-19, karena pejabat kesehatan masih terus mempelajarinya sampai dengan saat ini.

"Ketika para tenaga profesional kesehatan bersiap untuk prosedur steril seperti halnya operasi, tangan harus dicuci bersih terbebas dari cincin, jam tangan, dan perhiasan. Meskipun kami tidak mengharapkan masyarakat umum siap seperti untuk melakukan operasi, (namun) itu sangat mengurangi risiko penyebaran penyakit," terang ahli pulmonologi dari Cleveland Clinic, Nikita Desai. 

Menurutnya, penelitian telah menunjukkan bahwa virus covid-19 dapat bertahan hidup hingga 4 jam pada permukaan tembaga, 24 jam pada kardus, bahkan 2-3 hari hari pada permukaan plastik dan stainless steel yang terpapar virus. 

"Virus itu hidup di luar tubuh manusia, dan menggunakan benda non-aktif untuk terus menyebar," ujarnya.

Selain melepaskannya saat mencuci tangan, mencuci cincin atau perhiasan yang dipakai itu sendiri juga dapat membunuh kuman lebih optimal. Perhiasan dapat dicuci menggunakan air panas dan sabun untuk mendisinfeksinya, ataupun menggunakan hand sanitizer sebagai pembersihnya. 

"Jika cincin terkontaminasi dan Anda memasangnya kembali setelah mencuci tangan, Anda telah mengkontaminasi ulang tangan Anda," terang profesor dari departemen pelayanan kesehatan darurat di University of Maryland Baltimore County,  Lucy Wilson, kepada HuffPost. (usatoday/businessinsider/M-1)
 

BERITA TERKAIT