19 March 2020, 12:16 WIB

Penindakan Pelanggar Lalin Dikurangi, E-TLE Tetap Jalan


Tri Subarkah | Megapolitan

DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menegaskan electronic traffic law enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik tetap dilakukan meskipun ada pengurangan penindakan pelanggaran lalu lintas di lapangan.

"E-TLE tetep jalan, karena kan penilangannya dari jarak jauh," kata Sambodo saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (19/3).

Sebelumnya, Sambodo mengatakan meski petugas kepolisian tetap terjun ke lapangan, namun hanya menindak pelanggaran lalin yang dianggap berpotensi menimbulkan kecelakaan saja. Misalnya melawan arus, menerobos jalur Trans-Jakarta, serta tidak menggunakan helm.

Baca juga: Gara-Gara Covid-19, Dirlantas Polda Metro Jaya Tiadakan Razia

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus korona baru (Covid-19) antara aparat kepolisian dengan pelanggar.
Sementara itu, e-TLE merupakan kebijakan yang memungkinkan petugas dan pelanggar, "Tidak berinteraksi fisik secara langsung," imbuh Sambodo.

Menurut Sambodo, jenis pelanggaran yang terekam dalam sistem e-TLE saat ini tetap berjalan, kecuali pelanggaraan ganjil-genap yang dihentikan sementara sejak Senin (16/2).

Diketahui, jenis pelanggaran yang terekeman kamera e-TLE antara lain menerobos lampu merah, pelanggaran marka jalan, menerobos jalur Trans-Jakarta, menggunakan ponsel saat berkendara, serta tidak menggunakan sabuk pengaman (bagi pengemudi mobil) maupun tidak menggunakan helm (bagi pengemudi sepeda motor). (OL-1)

BERITA TERKAIT