19 March 2020, 11:10 WIB

KPU Tasikmalaya Bentuk Kampung Demokrasi Jelang Pilkada


Kristiadi | Nusantara

KOMISI Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya telah menjadikan kampung demokrasi pendidikan politik tepatnya berada di Pamoyanan, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin mengatakan, kampung demokrasi di Kampung Pamoyanan sebagai upaya KPU mencerdaskan masyarakat atau pemilih lewat pendidikan politik dan demokrasi. Kampung tersebut, dibuatnya menjadi pos kamling atau pos ronda yang di dalamnya banyak informasi tentang kepemiluan.

"Kampung demokrasi nanti banyak dipasang baliho dan spanduk ajakan berpartisipasi bagi masyarakat dalam pemilu hingga beberapa tulisan berdemokrasi, kepemiluan termasuk yang sudah dilaksanakan di Indonesia beserta nama-nama presidennya. Namun, keberadaan kampung tersebut baru pertama kali di Jawa Barat," katanya, Kamis (19/3).

Zamzam mengungkapkan, kampung tersebut nanti akan menjadi tempat KPU memberikan pendidikan politik, termasuk pemahaman tentang demokrasi dan tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan tahun ini. Dengan harapan agar masyarakat bisa menerima informasi dan pendidikan kaitan pendidikan politik termasuk tahapan pilkada, sehingga para pemilih nanti menjadi berkualitas dan paham tentang esensi demokrasi.

"Keberadaan kampung demokrasi ini mampu meningkatkan partisipasi pemilih menjelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya pada 23 September 2020. Namun, masyarakat juga harus tetap menyukseskan agar tahapan pembangunan lebih meningkat kembali yakni dalam kesejahteraan dan perekonomiannya," ujarnya.

baca juga: Penanganan Minim, Pasien Terduga Korona Diobservasi di BLK

Sementara itu, Kepala Desa Karangmukti Panji Permana mengatakan, pihaknya mendukung penuh diresmikannya kampung demokrasi pendidikan agar pemahaman pengetahuan kepemiluan bagi masyarakat bisa bertambah dan bisa ditularkan kepada warga lain. Karena, nantinya juga petugas dari KPU memberikan langsung penjelasan tentang tahapan pemilu termasuk pilkada serentak di 2020.

"Untuk jumlah penduduk di Desa Karangmukti selama ini berjumlah 4.612 jiwa, dengan 1.940 kepala keluarga. Sementara untuk usia warga yang sudah mempunyai hak pilih ada 3.600 dan kita berharap antusias dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan bisa bagus," paparnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT