19 March 2020, 10:39 WIB

Penanganan Minim, Pasien Terduga Korona Diobservasi di BLK


John Lewar | Nusantara

DINAS Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat melakukan observasi terhadap pria berusia 23 tahun, karyawan perusahaan roti di Bali, yang diduga suspek korona. 
Observasi memasuki hari kedua. Pelaksanaan observasi dilakukan di Balai Latihan Kerja milik Disnakertrans Kabupaten Manggarai Barat. 

Pria tersebut memasuki Manggarai Barat melalui jalur laut sampai di Labuanbajo, petugas sudah menjemput setelah mendapat informasi dan hasil tes kesehatan di Bali, pria tersebut diduga terjangkit virus korona. Kabarnya pria tersebut melarikan diri dari Bali setelah masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) menuju ke Flores, Nusa Tenggara Timur. 

Petugas langsung membawa pria tersebut dengan ambulans dari Pelabuhan Labuanbajo menuju Balai Latihan Kerja milik Disnakertrans Manggarai Barat. 

"Dia baru datang dari Bali dua hari lalu, Selasa 17 Maret. Begitu tiba di Pelabuhan Labuanbajo langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan. Tanpa basa-basii pria otu langsung dibawa menggunakan ambulans ke BLK. Dia sudah dua hari di sini," kata Andrianus, rekan pasien terduga covid-19, Kamis (19/3).

Andrianus mengatakan dirinya dipanggil petugas menjaga korban tanpa dilengkapi alat pelindung kesehatan. 

"Pasien tidur di ruangan dengan temoat tidur layaknya tandu sendirian. Dua hari ini petugas medis lalu lalang terus mengontrolnya," ungkapnya.

baca juga: Pekerja Pulang Dari Jakarta Diisolasi di RSUD Brebes

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Paul Mami dikonfirmasi mengatakabn petugas medis masih melakukan observasi sampai 14 hari terhadap ODP.

"Tim medis penanganan dan pencegahan covid19 telah dibentuk. Dan tim ini masih sedang bekerja dan memantau di lapangan,"ujar Paul Mami.

Paul menegaskan pemerintah sedang melakukan observasi. Jika ditemukan ODP ini positif korona maka akan diumumkan ke publik. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT