19 March 2020, 08:35 WIB

Hadapi Pandemi Korona Stok Pangan RI Aman


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

DALAM menghadapi pandemi virus korona baru (covid-19), pemerintah terus berupaya agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Tri Wahyudi Saleh, pun meyakinkan masyarakat bahwa stok pangan akan tetap aman di setiap kota/kabupaten.

"Stok Bulog saat ini cukup di seluruh Indonesia, sekitar 1,5 juta ton, dan kami akan segera menyerap lagi hasil panen dari petani. Sekitar akhir Maret dan April datang lagi sekitar 1,2 juta ton. Jadi, saya yakinkan stok untuk beras sangat aman sehingga masyarakat tidak perlu panik," kata Tri seusai operasi pasar di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin.

Ketahanan pangan terutama beras akan tetap terjaga hingga Lebaran usai dan berlaku di setiap wilayah. Bulog pun telah merekap ketahanan pangan hingga Wamena dan Puncak Jaya, Papua.

"Kita tidak hanya dua bulan, sampai puasa dan Lebaran pun kami yakinkan aman. Apalagi sampai akhir tahun, kalau kami bisa menyerap di bulan Maret dan April, saya yakinkan bahwa stok Bulog untuk beras aman," tegasnya.

Namun, untuk konsumen gula akan terkena pembatasan pembelian sembako karena pasokan gula masih dalam perjalanan sehingga Bulog memaksimalkan setiap konsumen mendapat maksimal 2 kilogram gula pasir.

Senada, Menko Polhukam Mahfud MD menuturkan bahwa dalam menghadapi pandemi covid-19, setiap institusi pemerintah sudah menjalankan kebijakan yang harus dilakukan.

"Di bidang keamanan ada polisi yang bekerja keras (apabila terjadi kerusuhan). Perindustrian memastikan stok-stok dan pengadaan barang pokok dan pelayanan kesehatan dilakukan di bidang masing-masing," papar Mahfud.

Instruksi Jokowi

Di luar agenda resmi yang telah dijadwalkan, Presiden Joko Widodo secara mendadak kemarin meninjau gudang Bulog di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Jokowi mengecek gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan beras aman di tengah pandemi global covid-19 ini.

Menurut informasi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Presiden Jokowi tiba di gudang Bulog sekitar pukul 09.00 WIB. Jokowi datang seorang diri dengan pengawalan Paspampres dan disambut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso.

Presiden Jokowi kemudian berkeliling di gudang beras dan meninjau kualitas stok beras yang siap didistribusikan Bulog.

"Langsung keluarkan ini (beras) ya, operasi pasar," perintah Jokowi kepada Budi Waseso saat peninjauan.

Dalam pernyataan pers pada 15 Maret lalu, Jokowi menyampaikan pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak pandemi covid-19. Salah satunya menjamin ketersediaan bahan pangan. Jokowi menegaskan pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok cukup memadai untuk kebutuhan masyarakat.

Perum Bulog pun, kemarin, dilaporkan melakukan sidak ke pasar-pasar DKI Jakarta untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan setelah adanya imbauan Presiden kepada masyarakat untuk beraktivitas di dalam rumah selama dua pekan.

"Ini tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo tentang pelaksanaan dan pemantauan ketersediaan komoditas pangan di masyarakat. Bulog menggelar operasi pasar agar masyarakat betul-betul melihat sendiri dan menjadi tenang," kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin. (Ind/X-6)

BERITA TERKAIT