19 March 2020, 07:51 WIB

Ijtima Dunia Batal, Pemulangan Diproses


Lina Herlina | Nusantara

IJTIMA Dunia yang akan digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan resmi dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah melakukan pembicaraan dengan pihak penyelenggara.

"Alhamdulillah, akhirnya sepakat Ijtima Dunia ditunda/dibatalkan pelaksanaannya," ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Kamis (19/3). 

Menurut Adnan, pihaknya terus berkomunikasi dengan panitia. Kapolres dan Dandim pun turut serta dalam melakukan lobi. 

"Tidak henti-hentinya kami melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak panitia inti, sampai pak Dandim dan pak Kapolres tidak pulang-pulang terus melakukan lobby," ungkapnya.

Meski ditunda, jelas Adnan, jemaah yang sudah datang ke Gowa akan diisolasi sebelum dipulangkan.

"Tim medis pun sudah disiapkan untuk melakukan sejumlah tes kesehatan di lokasi, sampai menyusun jadwal kepulangan masing-masing," jelasnya.

Terpisah, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka mengatakan hal serupa dengan Adnan. Ia memastikan acara Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia di Kompleks Darul Ulum, Kecamatan Bontomarannu, Gowa. Pakkatto, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3) batal digelar.

Hanya saja, ada sedikir perbedaan dari pernyataan bupati yang mengatakan akan mengisolasi sebelum pemulangan. Sumangerukka mengatakan, semua peserta akan dipulangkan.

"Kurang lebih 8 ribu orang yang hadir di sana, rencananya kita akan pulangkan secara bertahap. Dab Kodam XIV/Hasanuddin akan membantu proses pemulangan," tegas Sumangerukka.

Sebelumnya, pihak Pemerintah Kabupaten Gowa sudah mengeluarkan surat penyampaian Bupati Gowa kepada panitia kegiatan, untuk menunda kegiatan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia tersebut. Bahkan Bupati Gowa menyebut sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdulla terkait penundaan kegiatan.

Penundaan dilakukan kata Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis terkait merebaknya dan untuk meminimalisir penularan virus korona atau Covid-19. 

"Berdasarkan arahan pak bupati dengan, maka semua kegiatan di Kabupaten Gowa untuk ditunda termasuk Ijtima Asia ini," ungkapnya.

Tapi kenyataanya, sejak Rabu (18/3), ribuan peserta Ijtima sudah memadati area kegiatan. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Mas Guntur Laupe mengatakan, jika para peserta itu memaksa ikut kegiatan padahal tidak ada izin dari pemerintah daerah.

baca juga: Plt Bupati Muara Enim Batalkan Salat Hajat Berjamaah

"Mereka ngotot kegiatan tetap dilakukan, karena kegiatan Pertemuan umat muslim tema "Ijtima Dunia 2020  itu telah dilakukan persiapan sejak tahun lalu. Jadi apa pun halangannya tetap dilaksanakan," seru Mas Guntur menyampaikan alasan panitia tetap menggelar kegiatan. Bahkan saat ini, mulai pukul 08.00 Wita di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, sedang berlangsung Rapat Koordinasi yang membahas Ijtima di Gowa bersama Forkompinda dan MUI. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT