19 March 2020, 00:55 WIB

Nenek Usia 103 Tahun Sembuh dari Korona di Iran


MI | Internasional

SEORANG nenek usia 103 tahun sepenuhnya sembuh dari infeksi virus korona setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Iran.

Menurut Nevid Danay, rektor Universitas Ilmu Kedokteran Semnan, perempuan uzur yang disembunyikan identitasnya menjadi orang kedua yang sembuh total dari infeksi virus korona di usia di atas 100 tahun.

Seminggu lalu, otoritas Tiongkok mengatakan seorang pasien berusia 103 tahun telah keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan enam hari.

Situs Worldometer yang ­mengompilasi kasus virus korona, mengutip The Middle East Monitor, kemarin, menyebutkan jumlah kasus virus mematikan ini di seluruh dunia sebanyak 198.500, 7.900 kematian, dan lebih dari 82.500 pasien telah sembuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Iran sebagai negara dengan jumlah kasus virus korona terbesar ketiga setelah Tiongkok dan Italia.

WHO baru-baru ini menyatakan Eropa sebagai pusat penularan virus korona terbaru setelah Kota Wuhan di Tiongkok pada Desember 2019.

Sementara itu, Italia akan mener­junkan 10.000 mahasiswa kedokteran ke dalam layanan kesehatan yang tengah berjuang mengatasi korona.

Menteri Universitas Gaetano Manfredi mengatakan pemerintah membiarkan lulusan kedokteran tahun ini bekerja sekitar delapan atau sembilan bulan lebih cepat dari jadwal dan menyampingkan ujian wajib yang biasanya dilakukan sebelum kualifikasi.

“Ini berarti segera melepaskan sekitar 10.000 dokter ke dalam Sistem Kesehatan Nasional, yang merupakan dasar untuk mengatasi kekurangan yang diderita negara kita,” katanya.

Selama tiga minggu, 1.135 orang membutuhkan perawatan intensif di Lombardy, wilayah utara yang paling terpukul karena korona. Wilayah itu hanya memiliki 800 tempat perawatan intensif, menurut Giacomo Grasselli, kepala unit perawatan intensif RS Policlinico Milan. (MiddleEastMonitor/CNA/Nur/I-1)

 

 

BERITA TERKAIT