18 March 2020, 23:43 WIB

Usir Bosan Di Rumah lewat Buku Daring Perpustakaan Nasional


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

PEMERINTAH secara resmi mengimbau masyarakat Indonesia untuk berkegiatan di rumah, seperti belajar, bekerja, dan ibadah untuk mencegah penularan virus korona Covid-19.

Mengingat cukup banyak waktu luang yang tersisa karena sebagian besar kegiatan di luar rumah mulai dikurangi, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional Ofy Sofyana menyarankan pada masyarakat untuk memperbanyak membaca buku di rumah.

Dengan membaca buku, menurutnya masyarakat bisa menambah pengetahuan meski tidak pergi ke luar rumah.

“Untuk mengisi waktu senggang karena terkait dengan diliburkan sekolah, di rumah anak-anak bisa melakukan aktivitas yang bermanfaat melalui membaca buku,” kata Ofy saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (18/3).

Perpustakaan Nasional telah menyediakan perpustakaan digital yakni iPusnas yang dapat diakses melalui telepon genggam. Aplikasi iPusnas bisa diunduh lewat App Store atau Play Store. Setelah diinstal, pengguna hanya perlu memasukkan alamat e-mail atau Facebook.

“Kalau sudah terinstal, kita sudah bisa berselancar membaca buku dengan semua kategori, mulai dari bahasa, agama, sampai fiksi. Jadi itu sama saja seperti kita meminjam buku di perpustakaan. Gratis tanpa dipungut biaya,” tuturnya.

Baca juga : Terjungkal Pelecehan, Autobiografi Woody Allen Batal Diterbitkan

Sampai saat ini telah tersedia sekitar 200 ribu eksemplar buku dari 20 ribu judul yang bisa diakses melaui iPusnas.

Untuk dapat membaca buku, terkadang kita harus mengantri dengan pengguna lain. Setiap pengguna dapat meminjam maksimal tiga buku sekaligus untuk tiga hari.

Setelah tiga hari, buku yang kita pinjam akan hilang dari aplikasi. Jika masih ingin membacanya, kita bisa meminjamnya kembali.

Selain iPusnas, masyarakat juga dapat mendaftarkan diri sebagai anggota melalui katalog online. Ada juga e-Resource yang disediakan bagi anggota Perpusnas untuk mengakses jurnal, ebook, dan karya-karya referensi online

“Bagi mahasiswa yang mungkin sedang menyusun tugas akhir, kita juga punya e-Resource. Jadi bisa akses jurnal dan ebook secara online melalui keanggotaan Perpusnas. Bagi yang belum menjadi anggota, bisa daftar online. Prosesnya tidak lama, nanti keluar nomor kartunya,” terangnya.

Meski pelayanan di Perpustakaan Nasional sedang tutup hingga 31 Maret 2020 mendatang. Namun, Ofy memastikan, masyarakat akan tetap dapat mengakses buku dan mendapatkan pelajanan optimal melalui daring. (OL-7)

BERITA TERKAIT