18 March 2020, 23:26 WIB

Cegah Covid-19, Imbauan Social Distancing Harus Dipatuhi


Thomas Harming Suwarta | Humaniora

WABAH Covid-19 yang terus menunjukkan tren meningkat menuntut kerja sama dan kerja keras seluruh masyarakat Indonesia.

Pemerintah yang berada di garda depan tentu juga harus didukung oleh partisipasi aktif masyarakat mengikuti arahan pemerintah dalam melakukan pencegahan agar penularan wabah Covid-19 tidak makin meluas.

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengatakan, bukam saja pemerintah yang perlu merespons lebih tegas soal wabah Covid-19, tapi juga seluruh masyarakat, salah satunya lewat penerapan social distancing.

"Selain itu juga menghindari keramaian, benar-benar berdiam di rumah dan bentuk pencegahan lain yang sudah dianjurkan," kata Christina dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/3).

Dalam konteks itu, lanjut Christina, pemerintah harus memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai, terutama memperbanyak fasilitas pengecekan serta otoritas untuk mengonfirmasi hasil akhir tes Covid-19, yang tidak harus terpusat di Balitbang Kementerian Kesehatan.

Merujuk data Kementerian Kesehatan lanjut politisi Golkar itu, saat ini hanya ada 12 laboratorium pengecekan.

"Ini tentu saja kurang dan masih perlu untuk ditambah terutama di daerah-daerah, karena wabah ini bukan tidak mungkin juga akan menyebar ke daerah-daerah lain," ungkapnya.

Baca juga : Social Distancing Harus Dipahami Seluruh Elemen Masyarakat

Pemerintah juga harus memastikan agar hasil pengetesan bisa diketahui dalam waktu singkat.

"Waktu 3 hari untuk mengetahui hasil tes tentu saja terlalu lama di tengah ketidakpastian, karena sesorang dapat terus menyebarkan virus ditengah ketidaktahuannya. Ini sangat berbahaya," katanya.

Adanya Gugus Tugas Covid-19 di bawah kendali Badan Nasional Penanggulangan Bencana, harapnya, mampu memberikan informasi transparan dan faktual kepada masyarakat.

Beberapa hari terakhir masyarakat sudah mulai menerima pesan rutin melalui ponsel yang tentunya salah satu bentuk komunikasi yang baik, meski harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat, benar dan sesuai fakta.

"Di atas semua itu kami tekankan lagi agar arahan untuk bekerja dari rumah, beribadah dari rumah dan sekolah dari rumah harus ditaati. Arahan itu bukan berarti 'liburan' untuk yang bisa digunakan bertamasya. Di sini kami imbau agar masyarakat perlu bekerjasama dengan Pemerintah agar wabah ini tidak makin meluas. Kalau Pemerintah fokus untuk mengatasi penanganan warga terdampak, sebaliknya masyarakat perlu secara aktif berperan dalam pencegahannya. Ini tugas kita bersama," tukasnya.

Ia juga memberikan apresiasi tertinggi pada para pelayan medis yang telah bekerja keras memerangi virus di garda terdepan. Mereka juga memiliki anak, istri, suami dan orang tua, tetapi karena panggilan profesi mereka mengambil risiko yang tidak ringan.

"Maka tentu saja kita berharap agar Pemerintah memberikan jaminan keselamatan pada petugas medis kita sehingga mereka dapat tetap menjalankan tugasnya dengan tenang dan profesional," pungkas Christina. (OL-7)

BERITA TERKAIT