18 March 2020, 19:50 WIB

Ini Riwayat Perjalanan Warga Lampung Positif Covid-19


Eva Pardiana | Nusantara

JURU Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, Rabu (18/3) mengumumkan jumlah pasien positif Covid-19 bertambah menjadi menjadi 227 orang, atau bertambah 55 orang.

Satu diantaranya merupakan warga Lampung yang tengah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana mengatakan, hasil uji laboratorium Litbangkes di Jakarta, terkonfirmasi satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung positif Covid-19.

Sebelumnya ada dua orang PDP, yakni seorang laki-laki 64 tahun yang saat ini dirawat di RSUDAM Provinsi Lampung dan laki-laki 38 tahun yang dirawat di RSU Ahmad Yani Kota Metro.

"Iya terkonfirmasi Covid-19 yakni satu PDP di Lampung. Untuk satu pasien yang di RSU Ahmad Yani Metro negatif dan saat ini dalam keadaan baik," kata Reihana saat berkunjungan ke Lampung Post, Rabu (18/3).

Reihana membeberkan awal mula kasus ini dilaporkan oleh anak dari laki-laki usia 64 tahun ini yang khawatir dengan gejala demam dan batuk yang diderita ayahnya sepulang menghadiri perkumpulan jemaat di Bogor.

"Alasan melapor karena khawatir setelah mendapat informasi ada satu orang jemaat yang meninggal dunia dengan diagnosa Covid-19 di Jawa tengah, serta ada informasi juga satu orang jemaat lain sedang dirawat di Jakarta," ujar Reihana.

Reihana menambahkan laki-laki 64 tahun tersebut menghadiri seminar GPIB di Bogor, Jawa Barat pada 25-28 Februari 2020. Kemudian pada 29 Februari 2020 pasien kembali ke Bandar Lampung.

Lalu mulai mengalami gejala pada 3 Maret 2020 berupa demam, batuk, nafsu makan normal namun susah menelan, dan suhu tubuh 37 derajat celcius.

"Kemudian karena gejala tersebut pasien mengatakan periksa ke salah satu praktik dokter swasta. Nanti dokternya akan kita *tracking*," lanjut Reihana.

Sampel swab pasien dikirim oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada Sabtu 14 Maret 2020. Saat itu Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengirimkan dua sampel swab ke Litbangkes Jakarta, satu sampel PDP di RSUDAM dan satu sampel dari RS  A. Yani Kota Metro. (OL-13)

BERITA TERKAIT