18 March 2020, 20:30 WIB

Penurunan Gas Industri Pengaruhi APBN


Andhika Prasetyo | Ekonomi


Pemerintah menggelar rapat terbatas mengenai penurunan gas industri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan insentif berupa penurunan harga gas bagi industri bisa dijalankan jika pemerintah mengurangi subsidi BBM dan listrik.
Ia mengatakan insentif harga gas rendah juga merupakan bentuk subsidi kepada industri. Itu akan sangat memengaruhi keberlangsungan APBN ke depan.

"Skenario ini hanya bisa jalan bila ada kompensasi. Harus ada penurunan subsidi di sektor BBM. Untuk listrik berarti juga akan ada pengurangan subsidi. Ini semua perlu dilakukan subsequencing yang sangat hati-hati," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (18/3).

Kondisi APBN saat ini, ucap perempuan yang akrab disapa Ani itu, sudah cukup ketat sehingga harus ada keadilan dalam pemberian subsidi yang berimplikasi terhadap anggaran negara.

Harga Gas Industri Turun Per 1 April

Ia juga menekankan bahwa tidak semua industri nantinya bisa mendapatkan akses harga gas murah. Insentif hanya bisa diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang selama ini bergerak dengan baik. Setelah diberikan pun pengawasan akan terus dilakukan kepada seluruh perusahaan penerima manfaat.

"Sekarang, kami sebenarnya sudah melihat di industri pupuk, ternyata ada yang menjadi baik tapi ada juga yang terus memburuk," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan "Kami ingin kebijakan ini bisa menimbulkan dampak positif kepada perusahaan, baik dalam bentuk kinerja seperti porfit margin hingga akhirnya pada sisi pembayaran pajak tentunya." (E-1)

BERITA TERKAIT