18 March 2020, 19:09 WIB

DPRD Sebut Ada Buzzer yang Kerap Memperkeruh Isu Covid-19


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem Wibi Andrino mengungkapkan ada pihak yang dengan sengaja memainkan isu korona atau Covid-19 ke pusaran politik di dalam media sosial. Ia mengimbau sebaiknya masyarakat atau netizen untuk tidak memperkeruh situasi saat ini.

"Banyak orang yang main untuk memperkeruh suasana (soal Covid-19). Buzzer-buzzer kan main serang Pak Jokowi, serang Pak Anies juga. Itu bahaya banget. Mereka menggunakan isu itu untuk kepentingan politik," kata Wibi saat dihubungi, Jakarta, Rabu (18/3).

Atas sikap dari pihak yang tidak bertanggung jawab itu, Wibi meminta untuk menghentikan narasi-narasi memperkeruh isu korona di media sosial agar tidak membuat panik banyak orang.

Baca juga: Pasien Baru Covid-19 Paling Banyak dari DKI Jakarta

"Ini kan enggak kelar-kelar. Jadi, cuma masalah politik saja. Itu yang kita enggak mau. Ya sudah ini harusnya stop dulu (tudingan) politiknya. Ada yang lebih serius soal korona ini," kata Wibi.

Wibi menyebut sebaiknya saat ini masyarakat mematuhi imbauan dari Presiden Joko Widodo dan Gubernur Anies Baswedan untuk bekerja di rumah dan tidak bepergian keluar jika tidak genting. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran virus menular dari Tiongkok itu.

"Ya ikutin saja, orang presiden maunya kita jangan keluar dari rumah dulu," kata Wibi.

Di satu sisi, ia juga mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dan pusat yang bekerja keras menanggulangi korona. Seperti langkah Gubernur Anies Baswedan yang memberikan insentif kepada petugas medis sebesar Rp215 ribu.

"Itu bagus, karena memang mereka yang terdepan untuk penanggulangan Covid-19 ini," tandas Wibi. (OL-14)

BERITA TERKAIT