18 March 2020, 17:23 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Sepenuhnya Kuasai Tembagapura


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Memkopolhulkam) Mahfud MD mengakui telah terjadi kontak senjata antara aparat gabungan TNI/Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada Minggu (15/3).

Akan tetapi, lanjut Mahfud, pada Rabu (18/3), situasi telah dapat dikendalikan. "Wilayah itu sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah dan sudah menguasai situasi di sana," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta pada Rabu (18/3).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Memkopolhulkam) Mahfud MD. (MI/M Irfan)

Baca juga: TNI-Polri Perketat Mimika

Ia mengatakan, kontak senjata sering terjadi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, pemerintah menyelesaikan gangguan keamanan dengan langkah penegakan hukum yang melibatkan aparat kepolisian.

Baca juga: Lebih Dari Seribu Orang Eksodus ke Timika

Mahfud juga menuturkan pemerintah pusat mengedepankan pendekatan kesejahteraan dalam penyelesaian konflik di Papua.

"Sementara di bidang pertahanan dan keamanan kita menggunakan pendekatan ketertiban dan keamanan biasa penegakan hukum," imbuhnya.

Kontak senjata antara KKB dan aparat terjadi dalam proses penegakan hukum. Sekitar lima anggota KKB dikatakan terlibat.

Baca juga: KKB Menyerang Pos Koramil Jila, Satu TNI Terluka

Konflik yang terjadi di Tembagapura melibatkan aparat dan KKB juga pernah terjadi pada Oktober 2017. Seperti, pada Sabtu 21 Oktober 2017, yang menyebabkan tujuh anggota Brimob tertembak oleh KKB. (X-15)
 

 

 

BERITA TERKAIT