18 March 2020, 17:01 WIB

Pemprov DKI Hapus Ziarah Makam Hingga 30 Maret


Putri Anissa Yuliani | Megapolitan

DINAS Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menutup fasilitas ziarah ke makam-makam yang dikelola oleh Pemprov DKI.

Penutupan dilakukan sementara sampai 30 Maret guna meminimalisir penularan virus korona atau Covid-19.

Kabar ini pun sekaligus menepis kabar yang beredar bahwa pemakaman ditutup total dari segala bentuk kegiatan.

"Nggak benar makam ditutup total. Makam hanya ditutup untuk yang ziarah," kata Kepala Seksi Pelayanan dan Perpetakan Makam Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Ricky Putra saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (18/3).

Sementara itu, untuk pemakaman bagi warga yang meninggal dunia masih dilayani.

Menurutnya penutupan makam ini juga bersamaan dengan penutupan taman serta ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di DKI untuk mencegah penularan virus korona.

"Sama seperti taman juga ditutup untuk interaksi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan agar SKPD sesuai kewenangannya dapat turut mencegah penularan virus korona dengan upaya mengurangi keramaian dan interaksi warga. Upaya ini untuk menerapkan konsep social distancing yang dikembangkan WHO untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

Upaya-upaya yang dilakukan antara lain menutup sekolah dan meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor selama dua pekan. (OL-8).

BERITA TERKAIT