18 March 2020, 16:29 WIB

Harga Gas Industri Turun Per 1 April


Andhika Prasetyo | Ekonomi

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengungkapkan penyesuaian harga gas untuk industri akan mulai diterapkan pada 1 April.

"Penyesuaian harga gas akan dilakukan pada 1 April dan itu membutuhkan kerja keras dari semua pihak," ujar Arifin di Jakarta, Rabu (18/3).

Pengumuman tersebut disampaikan setelah ia mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo melalui video conference.

Ada beberapa opsi yang dapat dilakukan demi mendukung kebijakan tersebut seperti membuka keran impor LNG.

Untuk mendukung opsi itu, Kementerian ESDM akan memastikan kesiapan infrastruktur berupa jaringan pipa gas yang ada saat ini.

Selain pipa, pemerintah juga harus memiliki terminal penerima sehingga LNG tersebut bisa ditampung sebelum akhirnya disalurkan kepada pemakai.

Selain opsi importasi, pemerintah bisa menekan komponen pembentuk harga gas. Misalnya, biaya transportasi dan distribusi yang masih bisa ditekan hingga US$2 per mmbtu.

Namun, penekanan itu akan menimbulkan konsekuensi.

"Sektor hulu gas dan juga penerimaan negara dari sektor migas akan berkurang. Tapi itu akan dikompensasi dengan pengurangan biaya subsidi dan biaya kompensasi dan ada lagi kontribusi berupa pajak, dan kontribusi diesel dikonversi menjadi gas," jelas Arifin. (OL-8)

BERITA TERKAIT