18 March 2020, 13:42 WIB

Gubernur Babel Semangati Peserta UNBK di Tengah Wabah Covid-1


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, berharap di tengah kesiapsiagaan mengatisipasi virus korona (Covid-19), para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetap semangat belajar menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman saat meninjau Pelaksanaan UNBK hari Ketiga di SMK Negeri 1 Pangkalan Baru, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Soleh, pada Rabu (18/3).

Menurut Erzaldi, Standar Operating System (SOP) sudah dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi virus korona dilakukan dalam ujian ini seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum ujian, menyediakan hand sanitizer, ruang ujian yang disterilkan dengan penyemprotan disinfektan, dan setelah ujian.

Setelah Ujian, Erzaldi meminta para siswa didorong para guru agar segera kembali ke rumah dan belajar mempersiapkan ujian untuk hari berikutnya.

"Intinya sekolah tetap melaksanakan ujian nasional, sementara siswa yang tidak ujian tetap belajar di rumah," kata Erzaldi.

Hari ini menurutnya, para guru juga masuk untuk mempersiapkan atau memberikan tugas kepada siswa-siswa agar tetap belajar di rumah masing-masing.

Erzaldi meminta agar orang tua serta masyarakat memahami bersama, dan meminta mereka mengawasi para siswa-siswi yang belajar di rumah, jangan beri peluang untuk anak-anak pergi ke luar rumah sampai dengan waktu yang ditentukan dan dilihat perkembangannya nanti.

Untuk hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kasatpol PP Babel agar segera beroperasi keliling untuk memantau, jika  anak anak sekolah yang berkumpul dan bermain di lokasi publik, akan dibubarkan dan meminta segera pulang ke rumah masing-masing.

"Ini tanggung jawab kita sama-sama, tolong orang tua awasi anak-anak, kepada anak-anak atau siswa-siswi harus paham kenapa kita belajar di rumah ini. Yuk kita disiplin, kalau tidak disiplin kita tidak bisa melawan korona ini dengan baik" ungkapnya.

"Ambil juga hikmahnya, ketika semakin banyak anak-anak bersama orang tua, saya yakin dan percaya hubungan antara orang tua dan anak-anak akan lebih mesra," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan ada delapan provinsi yang melakukan ujian nasional berbasis komputer.

Sampai hari ketiga menurutnya pelaksanaan ujian di Bangka Belitung berjalan lancar, aman, tertib, dan tidak ada kendala berarti.

"Dalam pelaksanaannya juga disesuaikan dengan SOP atau protokol kesehatan berkenaan pencegahan penyebaran virus korona dengan mengutamakan tindakan preventif seperti sebelum masuk ruangan disteril, para siswa mencuci tangan, alat alat untuk ujian juga disterilkan, juga panel jendela dan pintu serta tombol-tombol lampu. Selesai ujian ruangan kembali disterilkan untuk sesi berikutnya," kata Soleh.

Ujian Nasional Tingkat SMK nanti dilanjutkan dengan ujian sekolah pada tanggal 23 Maret, baik praktik, teori, dan uji kompetensi. Sedangkan tingkat SMA, ujian nasional dilaksanakan tanggal 30 Maret. Pengumuman hasil ujian dilakukan serentak pada tanggal 2 Mei bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.(RF/OL-09)

BERITA TERKAIT