18 March 2020, 12:57 WIB

Tiongkok Mulai Uji Vaksin Eksperimental Covid-19 ke Manusia


Fajar Nugraha | Internasional

PEMERINTAH Tiongkok memberikan lampu hijau bagi para peneliti untuk menguji coba keamanan vaksin eksperimental virus korona (Covid-19) kepada manusia. Jika sukses, vaksin itu menjadi harapan untuk mengatasi wabah virus korona.

Penelitian dilakukan para ilmuwan dari Akademi Ilmu Kedokteran Militer Tiongkok, yang berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA).

“Mereka mendapatkan persetujuan untuk melakukan uji klinis tahap awal dari vaksin potensial mulai minggu ini,” lapor surat kabar People’s Daily, seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (18/3).

Baca juga: Hari Ini, Hanya Ada Satu Kasus Baru Covid-19 di Tiongkok

Adapun detail dalam database registrasi uji klinis Tiongkok menunjukkan tes ‘Fase 1’ yang akan memeriksa apakah suntikan eksperimental itu aman pada manusia. Mereka merekrut 108 orang sehat untuk ambil bagian antara 16 Maret dan 31 Desember.

Uji coba tersebut akan dilakukan Akademi Ilmu Kedokteran Militer Tiongkok dan perusahaan bioteknologi yang terdaftar di Hong Kong, CanSino Biologics.

Tidak hanya Tiongkok, para ilmuwan di Amerika Serikat (AS), Senin (16/3), mengatakan uji klinis telah dimulai untuk vaksin virus korona. Vaksin itu dikembangkan National Institute of Allergy and Infectious Diseases bersama dengan perusahaan bioteknologi AS, Moderna.

Para ahli di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan mereka tidak menjamin vaksin yang sepenuhnya diuji dan disetujui bisa disebar ke pasar sampai pertengahan tahun depan.

Hingga saat ini, korban terinfeksi virus korona di seluruh dunia mencapai 198.018 orang. Sementara korban tewas mencapai 7.948 jiwa dan yang berhasil disembuhkan menyentuh angka 81.950 orang.

Pemerintah Indonesia sudah memeriksa 2.300 orang terkait virus korona. Sebanyak 172 diantara mereka dinyatakan positif Covid-19, sementara 1.083 lainnya negatif. Pasien yang meninggal mencapai tujuh orang dan yang telah sembuh dilaporkan sembilan orang. (OL-1)

BERITA TERKAIT