18 March 2020, 11:02 WIB

Tangani Covid-19, Italia Terjunkan 10 Ribu Mahasiswa Kedokteran


Nur Aivanni | Internasional

ITALIA akan menerjunkan 10 ribu mahasiswa kedokteran ke dalam layanan kesehatan yang tengah berjuang mengatasi virus korona tipe baru atau Covid-19 di negara tersebut.

Dikutip dari Channel News Asia, Rabu (18/3), korban meninggal naik menjadi 2.503 orang selama 24 jam terakhir, kata Badan Perlindungan Sipil, sementara jumlah total kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi 31.506 dari sebelumnya 27.980, jumlah kasus terbesar di luar Tiongkok.

Krisis tersebut telah mendorong rumah sakit ke titik puncak di pusat penyebaran virus korona di Italia utara. Perkembangan yang berpotensi berbahaya adalah meningkatnya kasus di Provinsi Milan, naik 343 kasus dalam 24 jam terakhir menjadi 2.326 kasus.

Menteri Universitas Italia Gaetano Manfredi mengatakan pemerintah akan membiarkan lulusan kedokteran tahun ini mulai bekerja sekitar delapan atau sembilan bulan lebih cepat dari jadwal dan mengesampingkan ujian wajib yang biasanya dilakukan sebelum kualifikasi.

"Ini berarti segera melepaskan sekitar 10 ribu dokter ke dalam Sistem Kesehatan Nasional, yang merupakan dasar untuk mengatasi kekurangan yang diderita negara kita," katanya dalam sebuah pernyataan. Lulusan akan dikirim untuk bekerja di klinik dokter umum dan panti jompo.

Selama tiga minggu, 1.135 orang membutuhkan perawatan intensif di Lombardy, wilayah utara yang paling terpukul karena virus korona. Wilayah itu hanya memiliki 800 tempat perawatan intensif, menurut Giacomo Grasselli, Kepala Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Policlinico Milan.

Pihak berwenang telah bekerja untuk menyiapkan ratusan tempat perawatan intensif di fasilitas yang dibuat khusus di pusat pameran Fiera Milano, tetapi masih menunggu respirator yang cukup dan personel yang berkualitas. (Channel News Asia/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT