18 March 2020, 10:33 WIB

Jamin Stabilitas Harga, Bulog Sidak 5 Pasar di Jakarta


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) melakukan sidak ke pasar-pasar DKI Jakarta untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan, setelah adanya imbauan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat untuk beraktifitas di dalam rumah selama dua pekan ke depan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, Tri Wahyudi Saleh, kegiatan operasi pasar dilakukan dalam rangka mencegah dan menangani terjadinya gejolak harga pangan khususnya terkait kekhawatiran di masyarakat akibat pandemi virus korona (Covid-19).

Baca juga: Kemenkeu Tunggu Usulan Revisi Anggaran

"Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dan arahan Presiden Joko Widodo tentang pelaksanaan dan pemantauan ketersediaan komoditas pangan di masyarakat, Bulog menggelar Operasi Pasar agar masyarakat betul-betul melihat sendiri dan menjadi tenang," kata Tri di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Kegiatan operasi pasar tersebut dilakukan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam sidak tersebut juga dilakukan di empat pasar lainnya.

Operasi pasar ini juga dilakukan secara serentak di empat pasar utama di Jakarta yakni Pasar Cempaka Putih, Pasar Mampang, Pasar Koja dan Pasar Tomang Barat.

Bulog sendiri telah menyiapkan kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat dan dengan kualitas produk yang baik.

"Pak Dirut (Budi Waseso) telah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras, gula dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat," ujar Tri.

Dengan jumlah stok beras yang cukup besar sebanyak 1,5 juta ton, Bulog memastikan pihaknya mampu mengatasi kebutuhan lonjakan harga yang tak terduga akibat Covid-19 maupun menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.

Baca juga: Gerakan Tiga Kali Ekspor Mampu Mendorong Ekonomi Indonesia

"Tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras, gula dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut," jelas Tri.

"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait akan kebutuhan pangan sampai dengan mulainya musim panen raya nanti," imbuhnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT