18 March 2020, 09:21 WIB

Pemerintah Pastikan tidak Ada Kelangkaan Bahan Pokok


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menuturkan, dalam menghadapi pandemi virus korona (Covid-19), pemerintah berupaya agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok. Masing-masing institusi, imbuhnya, sudah menjalankan kebijakan yang harus dilakukan.

"Di bidang keamanan, ada polisi yang bekerja keras (apabila terjadi kerusuhan). Perindustrian memastikan stok-stok dan pengadaan barang pokok dan pelayanan kesehatan dilakukan di bidang masing-masing," ujarnya di Kantor Kementerian Polhukam, di Jakarta, Selasa (17/3).

Lebih lanjut, Mahfud menyampaikan di daerah sudah ada satuan tugas (satgas) yang menangani masalah pandemi virus korona. Adapun di tingkat pemerintah pusat, ada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Korona.

Baca juga: Pandemi Korona Momentum untuk Bergotong Royong

Kepala BNPB, imbuhnya, diberikan kewenangan untuk melakukan koordinasi dengan daerah.

"Dalam undang-undang sudah menyebutkan daerah sudah membuat kebijakan khusus terkait penanganan Covid-19 supaya berkonsultasi dengan pusat agar ada koordinasi," ucapnya.

Pemerintah, tegas Mahfud, sudah menjamin tidak akan terjadi kelangkaaan barang pokok di daerah sebagai dampak dari mewabahnya Korona.

Ia mengatakan semua daya sudah dikerahkan pemerintah termasuk melakukan kebijakan pengamanan ekonomi seperti mengalokasikan dan memfokuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjaga perekonomian rakyat agar tetap stabil. Ia menuturkan seluruh elemen harus kompak dalam mengatasi wabah Korona.

"Ada refocusing dan realocating anggaran APBN dan APBD dalam rangka penyelamatan rakyat karena serangan Korona ini di berbagai bidang. Semua bidang harus dialokasikan ke sana bukan hanya mengobati penyakitnya tapi pengamanan-pengamanan sosial lebih-lebih ekonominya dan menjaga stok kebutuhan pokok," tukasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT