18 March 2020, 07:39 WIB

Malaysia Batalkan Sementara Larangan Pulang Antarnegeri


Antara | Internasional

KEPOLISIAN Diraja Malaysia (PDRM) membatalkan sementara larangan pulang antarnegeri (antarprovinsi) setelah terjadi penumpukan warga yang mengambil formulir perizinan di masing-masing kantor polisi, Selasa (17/3) malam.

"Perintah untuk mendapatkan izin jika warga ingin ke negeri lain ditunda untuk sementara waktu," ujar Kepala PDRM Irjen Pol Tan Sri Abdul Hamid Bador dalam keterangan resmi kepada media di Kuala Lumpur, Rabu (18/3).

Pemerintah Malaysia telah menerapkan peraturan movement control order (perintah kawalan pergerakan) atau lockdown versi Malaysia mulai 18 Maret hingga 31 Maret 2020 dalam membatasi penyebaran Covid-19.

Abdul Hamid mengatakan warga yang ingin mengadakan perjalanan antaranegeri tidak perlu mengisi formulir untuk sementara waktu.

Baca juga: Sekolah di Thailand Ditutup Selama Dua Minggu

Dia mengatakan perintah kawalan pergerakan bertujuan membendung penularan epidemik Covid-19 karena itu perjalanan antarnegeri perlu dikawal agar wabah tidak menyebar.

"Walau bagaimana pun pengecualian diberikan karena kematian anggota keluarga terdekat, perawatan pengobatan diri sendiri atau keluarga, dan lain-lain masalah sesuai izin polisi," katanya.

Karena adanya pandangan warga boleh bepergian kalau ada izin polisi, ujar dia, terjadi antrean panjang di sejumlah kantor polisi dan terminal bus.

"Sebagai langkah awal untuk mengatasi ini instruksi untuk mengisi formulir dibatalkan sementara dan warga diminta menunggu arahan baru yang akan dikeluarkan dalam sehari dua hari," katanya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT