18 March 2020, 07:10 WIB

PDP Covid-19 yang Meninggal di Medan Pernah ke Israel


Antara | Nusantara

SEORANG pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan memiliki riwayat perjalanan ke Israel.

Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP Adam Malik, Ade Rahmaini, saat dikonfirmasi, Selasa (17/3) malam, membenarkan hal tersebut.

"Iya benar (dari Israel)," ujar dia.

Baca juga: Kota Medan Tiadakan KBM di Sekolah Karena Covid-19

Saat ditanya lebih lanjut apakah penyebab meninggalnya pasien tersebut adalah karena positif Covid-19, Ade mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail.

"Selebihnya besok ya".

Dari pantauan di lokasi, satu unit mobil ambulance tiba sekitar pukul 23.30 WIB. Tampak dua petugas medis berseragam alat pelindung diri (APD) dua wanita yang wajahnya tertutup masker memasuki ruang isolasi RSUP Adam Malik.

RSUP Adam Malik sebelumnya sedang merawat delapan PDP Covid-19, setelah sebelumnya bertambah lima pasien. Fasilitas khusus isolasi infeksi virus korona tipe baru di rumah sakit itu pun penuh setelah ada penambahan pasien dalam pengawasan Covid-19.

“Sekarang sudah penuh. Kami punya delapan pasien,” kata Ade.

Ia menyebutkan, dari 11 ruangan yang ada, tersisa tiga yang digunakan untuk perawatan khusus, misalnya ventilasi mekanik maupun ICU ventilator. (OL-1)

BERITA TERKAIT