18 March 2020, 06:54 WIB

Destinasi Wisata di Bali Diminta Sediakan Hand Sanitizer


Arnoldus Dhae | Nusantara

WAKIL Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardha Sukawati meminta seluruh pengelola destinasi wisata agar selalu menyiapkan hand sanitizer yang bisa digunakan para pengunjung. Hal itu disampaikan Cok Ace saat meninjau Monkey Forest, Ubud dalam rangka memantau langsung pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi di Bali.

Cok Ace, sebagai warga Ubud, Gianyar, melakukan peninjauan ke monkey forest Ubud-Gianyar yang merupakan salah satu obyek wisata di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace sempat berbincang-bincang dengan beberapa wisatawan yang sedang mengunjungi Monkey Forest.

Menurut Wagub, di tengah ancaman virus korona yang melanda beberapa negara di dunia dan juga terkait keputusan Presiden Joko Widodo untuk melakukan social distancing atau mejaga jarak dengan aktivitas sosial, salah satu objek pariwisata yang ada di Gianyar yaitu Monkey Forest Ubud masih tetap ramai dikunjungi para wisatawan.

Baca juga: Lebih Sederhana karena Korona

"Para wisatawan masih merasa aman dan nyaman untuk berjalan-jalan dan menghabiskan liburan di Bali. Di samping itu, para wisatawan selalu melindungi diri mereka dengan pola hidup sehat, minum vitamin, dan membekali diri dengan hand sanitizers," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Cok Ace meminta agar seluruh pengelola destinasi di Bali, termasuk Monkey Forest, untuk menyiapkan hand sanitizer.

Ia juga melihat kesiapan seluruh petugas yang ada di Monkey Forest dalam menerima wisatawan mancanegara, dengan petugas sudah menyiapkan hand sanitizers untuk wisatawan saat memasuki maupun setelah berjalan-jalan dari hutan.

Di samping itu, pengecekan suhu tubuh juga dilakukan dan sosialisasi kepada wisatawan untuk tidak melakukan handshake atau sentuhan-sentuhan lainnya, sehingga keamanan para wisatawan dari paparan virus ini dapat terjaga.

"Kita minta agar seluruh destinasi mulai menerapkan pola hidup sehat, menyiapkan hand sanitizer dan mengenakan masker untuk petugas yang sedang dinas," ujarnya.

Cok Ace juga mengatakan bahwa jumlah penurunan wisata di Monkey Forest sebesar 5%. Wisatawan tiongkok yang biasanya mendominasi kini ditutupi oleh wisatawan dari negara lain.

Sampai saat ini, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan untuk menutup obyek-obyek wisata karena berbagai pertimbangan. Namun, diharapkan petugas pada obyek wisata siap dalam menerapkan keamanan kesehatan bagi para pengunjungnya, seperti menyiapkan hands sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan pemberian edukasi pada wisatawan.

Cok ace juga berharap virus korona ini cepat berlalu dan semua dapat berjalan normal kembali. (OL-1)

BERITA TERKAIT