17 March 2020, 23:48 WIB

Ekspor Masker RI Melambung, Tapi Stok Dalam Negeri Langka


Eko Nordiansyah | Ekonomi

DI tengah kelangkaan dan melambungnya harga masker di Tanah Air, nilai ekspor masker Indonesia justru melonjak pesat ke Simgapura, Tiongkok dan Taiwan. Peningkatan ekspor mencapai 4.098% pada Februari 2020 dibandingkan bulan sebelumnya.

Dinukil dari data Badan Pusat Statistik, Selasa (17/3), ekspor masker ketiga negara tersebut pada Februari mencapai USD73,9 juta. Padahal pada Januari 2020 ekspor ke Singapura, Tiongkok, dan Hong Kong hanya USD1,76 juta,

 

Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Masker Memadai

 
Bila dirinci selama dua bulan pertama tahun ini, ekspor masker ke Singapura merupakan yang paling tinggi. Di 2020, ekspor masker Indonesia ke Singapura mencapai USD36,84 juta atau naik drastis dari USD4.451 pada tahun lalu.

Sementara itu, ekspor ke Tiongkok tercatat USD26,43 juta di 2020 atau naik dari tahun lalu yang hanya sebesar USD496. Sedangkan untuk ekspor masker ke Hong Kong pada 2019 hanya USD10.049, kemudian mengalami kenaikan jadi USD12,39 juta.
 
Pemerintah sebelumnya berencana melarang ekspor masker sementara (moratorium) di tengah penyebaran wabah korona (covid-19). Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjamin ketersediaan pasokan masker nasional. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan,"Kita akan terbitkan larangan sementara (ekspor) produk masker," kata Agus.

Ia mengatakan larangan ini diberlakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan selama kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Jika stok berlebih, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk kembali membuka ekspor ke negara lain. (OL-8)
 

BERITA TERKAIT