17 March 2020, 21:04 WIB

Imigrasi: 49 TKA Asal Tiongkok Sudah Dapat Rekomendasi Sehat


Rifaldi Putra Irianto | Nusantara

KEPALA Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang, mengklarifikasi sehubungan dengan adanya informasi berupa video kedatangan 49 calon Tenaga Kerja Asing (TKA) yang merupakan Warga Negara Tiongkok di Kota Kendari melalui Bandara Halu Oleo yang beredar di media sosial.

Arvin membenarkan bahwa 49 calon TKA tersebut telah memasuki Kota Kendari dalam rangka uji coba kemampuan bekerja.

"Bahwa benar mereka menggunakan visa kunjungan B211 yang berlaku 60 hari, yang diterbitkan pada tanggal 14 Januari 2020 di KBRI Beijing untuk kegiatan calon TKA dalam rangka uji coba kemampuan bekerja," kata Arvin, dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Selasa, (17/3).

"Benar berdasarkan cap tanda masuk Imigrasi Thailand yang tertera pada paspor mereka, bahwa mereka tiba di Thailand pada tanggal 29 Februari 2020. Dan berdasarkan medical certificate atau surat sehat pemerintah Thailand, sejak tanggal 29 Februari hingga 15 Maret 2020 bahwa mereka telah dikarantina di Thailand dan surat tersebut telah diverifikasi oleh pihak Perwakilan RI di Bangkok, Thailand pada tanggal 15 Maret 2020," sambungnya.

Ia juga menyebutkan, pihak imigrasi telah melakukan peosedur sesuai dengan apa yang tertera pada peraturan Kementerian Hukum dan HAM nomor 7 tahun 2020 mengenai Pemberian Visa dan Izin Tinggal Dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Korona. Saat mereka tiba di bandara Soekarno Hatta

"Benar pada tanggal 15 Maret 2020 Warga Negara Tiongkok tersebut mendarat di Bandara Soekarno Hatta, dan kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta dan telah menerbitkan surat rekomendasi berupa kartu kewaspadaan kesehatan pada setiap orang tersebut," ucapnya.

Ia juga membenarkan, bahwa petugas Imigrasi Soekarno Hatta telah memberikan izin masuk pada tanggal 15 Maret 2020 sebagai mana tertera pada paspor mereka setelah Warga Negara Tiongkok tersebut menunjukan surat rekomendasi dari KKP Soekarno Hatta.

"Warga Negara Tiongkok tersebut memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku, Perlu diketahui bahwa setiap orang yang datang dari luar negeri wajib melalui pemeriksaan oleh karantina kesehatan, imigrasi, dan bea cukai di Bandara Soekarno Hatta dan mereka dinyatakan layak untuk masuk ke Wilayah Republik Indonesia," tukasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT