17 March 2020, 14:33 WIB

Empat Kecamatan di Cianjur Diterjang Banjir dan Longsor


Benny Bastiandy | Nusantara

SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diterjang banjir dan tanah longsor. Bencana terjadi bersamaan tingginya curah hujan sejak petang hingga malam yang berlangsung hampir 5 jam, Senin (16/3).  Banjir disebabnya debit air pada aliran-aliran sungai meluap.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan, menuturkan dari laporan sementara, banjir terjadi di Kecamatan Pacet, Cipanas, Haurwangi, dan Bojongpicung. Luapan air sungai mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam.

"Sejak semalam kami langsung menurunkan tim ke sejumlah titik di Kecamatan Pacet, Cipanas, Haurwangi, dan Bojongpicung," terang Irfan kepada Media Indonesia saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (17/3).

Irfan menuturkan saat ini tim BPBD dibantu Relawan Tanggap Bencana (Retana) masih melakukan asesmen di lapangan. Proses tersebut untuk memastikan pendataan warga yang terdampak.  "Kami masih menunggu hasil asesmen di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Sam Apip, warga Kampung/Desa Hegarmanah Kecamatan Bojongpicung, mengatakan terdapat puluhan rumah di empat RT di RW 07 yang terendam banjir akibat meluapnya aliran Sungai Ciranjang, Senin (16/3) malam.

Ia menuturkan,  guyuran hujan deras terjadi sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.  "Ketinggian air mencapai hampir 30 sentimeter atau kira-kira selutut orang dewasa. Bahkan ada yang mencapai sepaha," terang Apip saat dihubungi, Selasa (17/3).

Selain di Kampung Hegarmanah, kata Apip, banjir juga terjadi di Kampung Pasirangin, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang. Namun hingga saat ini belum didata jumlah pasti jumlah rumah yang terendam banjir.

"Terdapat juga lahan beberapa hektare lahan sawah yang terendam. Belum diketahui persis luasan yang terendam," tandasnya. (OL-13)

 

 

BERITA TERKAIT