17 March 2020, 14:23 WIB

Jokowi Minta Rekonstruksi Pascagempa NTB Segera Dituntaskan


Andhika Prasetyo | Nusantara

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas jarak jauh terkait evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Istana Bogor, Jawa Barat. Adapun, para menteri mengikuti pertemuan melalui video conference di kantor kementerian masing-masing.

Baca juga: KPU Diminta Petakan Wilayah Terdampak Covid-19 Sebelum Pilkada

Dalam ratas tersebut, kepala negara menginstruksikan kepada seluruh menteri untuk segera menyelesaikan program rehabilitasi dan rekonstruksi daerah yang terdampak bencana di NTB.

Dari laporan yang diterima, presiden mengatakan program-program tersebut hingga kini belum selesai. Padahal, instruksi sudah dikeluarkan sejak pertengahan 2018 silam.

"Dari laporan yang saya terima, rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk belum dapat diselesaikan secara tuntas. Padahal, itu harus diselesaikan paling lambat Desember 2019," ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3).

Hingga Maret 2020, dari target 226.204 rumah yang harus direkonstruksi, baru 168.684 unit yang sudah selesai. Sebanyak 40.000 rumah lain masih dalam proses pengerjaan dan lebih dari itu belum ditangani.

Jokowi juga mendapat laporan bahwa masih banyak dana pembangunan yang seharusnya sudah disalurkan, masih mengendap di bank-bank.

Baca juga: Anggaran Kementerian untuk Tingkatkan Daya Beli Masyarakat 

Seperti di Lombok Timur yang masih menyimpan dana masyarakat sebesar Rp72 miliar dan di Lombok Utara sejumlah Rp63 miliar.

"Saya minta dana ini, yang tersimpan di bank, segera disalurkan ke masyarakat. Langkah-langkah percepatan pembangunan rumah yang masih dikerjakan atupun belum dibangun segera diselesaikan," tegas dia. (OL-6)

BERITA TERKAIT