17 March 2020, 13:54 WIB

Ceng Beng Di Babel, Tanpa Wisatawan Asing


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PERAYAAN ritual Ceng Beng (ziarah kubur) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang akan digelar, Sabtu (4/4), dipastikan tidak dihadiri wisatwan asal Tiongkok maupun negara lain terkait mewabahnya virus korona.

"Dalam ritual ini,  10 hari sebelum hari H sudah mulai kegiatan, artinya sejak 23 Maret sudah mulai acara, kita belum pantau yang dari luar negeri sepertinya tidak datang, karena di negara mereka, kalau masuk ke Indonesia, pulang ke negaranya akan dikarantina, sehingga kemungkinan yang datang dari Jakarta Palembang dan lainnya," ujar Ketua Yayasan Sentosa, Johan Riduan Hasan. Selasa (17/3)

Johan meminta, masuknya warga yang akan melaksanakan ritual sembahyang kubur ini yang perlu diantisipasi, termasuk ketika masuk ke Babel di bandara.

"Saya berharapperayaan ini dapat berjalan lancar, normal dan terhindar dari masuknya virus korona,'' harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan masuknya wisatawan yang akan melaksanakan ritual ini harus dipantau dan diperiksa dengan seksama.

"Ceng Beng ini orang akan berduyun-duyun datang ke Babel, ini kita minta kekuatan bagaimana menangkalnya, minta penjagaan dan pemantauan yang diperketat, bahkan bila perlu di lokasi disediakan tempat cuci tangan, penyemprotan dan sebagainya," kata Erzaldi.

Ia menyebutkan, ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat Babel dan juga etnis yang sedang menjalankan ritual. (OL-2)

BERITA TERKAIT