17 March 2020, 13:46 WIB

Taj Mahal Ditutup di Tengah Kekhawatiran Wabah Virus Korona


Nur Aivanni | Internasional

MONUMEN ikonik India, Taj Mahal, telah ditutup untuk menghentikan penyebaran virus korona. Taj Mahal adalah salah satu tempat wisata terkemuka di dunia dan menarik sebanyak 70 ribu orang setiap harinya.

Kementerian Kebudayaan India mengatakan lantaran puluhan ribu orang mengunjungi 'monumen cinta' itu setiap hari, maka sangat penting untuk menutupnya di tengah kekhawatiran virus korona.

Dikutip dari BBC, Selasa (17/3), India memiliki 114 kasus Covid-19 dan dua kematian akibat virus korona. Sejauh ini telah diuji 6.000 orang terkait infeksi virus korona.

Beberapa monumen penting lainnya, museum dan bangunan bersejarah juga telah ditutup di seluruh negeri untuk menjaga orang-orang tetap aman.

Menteri Kebudayaan Prahlad Patel mengatakan monumen akan ditutup hingga 31 Maret dan keputusan akan ditinjau setelah periode penutupan.

India telah mengambil sejumlah langkah untuk menghentikan penyebaran Covid-19, antara lain menangguhkan visa turis dan menutup sekolah, kampus, bioskop hingga 31 Maret. (BBC/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT