17 March 2020, 12:28 WIB

Imbas Covid-19, Pemilihan Wagub DKI Diusulkan Dipercepat


Cindy | Megapolitan

PANITIA Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta mengajukan percepatan pemilihan karena kasus virus korona (Covid-19) semakin meluas. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai harus memiliki pendamping untuk menangani wabah itu.

"Secara proses ini kita sedang mau rapatkan kembali (di Badan Musyawarah), apakah mungkin dipercepat," ucap Ketua Panlih Wagub DKI Farazandi Fidiansyah saat dihubungi, Selasa (17/3).

Farazandi telah mengajukan percepatan rapat paripurna menjadi Kamis (19/3) atau Jumat (20/3). Keputusan memajukan rapat paripurna diserahkan kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Anggota DPRD Dilarang Kunker

Perubahaan agenda pemilihan wagub DKI juga harus dirapatkan dalam Badan Musyawarah. Percepatan pemilihan pengganti Sandiaga Uno itu, kata dia, bisa memengaruhi agenda dewan lainnya.

"Arti kata banyak kegiatan dewan yang harus diagendakan ulang. Kalau memang tidak bisa ya kita sudah sepakat dan sudah di-Bamus-kan itu tetap, Senin (23/3)," kata Farazandi.

Kursi wagub DKI kosong sejak Agustus 2018. Jabatan wagub ditanggalkan Sandiaga Uno yang memilih mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Dua nama bertarung dalam bursa pemilihan wagub DKI, yakni Nurmansjah Lubis dan Riza Patria. Kedua calon akan mengikuti wawancara tertutup pada Rabu (18/3).

Wawancara terkait verifikasi data adminstrasi, tes pengetahuan, kompetensi dasar, hingga kepribadian. Proses pemilihan wagub DKI direncanakan digelar Senin (23/3).

Fraksi-fraksi dapat menyodorkan pertanyaan kepada dua calon tersebut. Kegiatan tanya jawab ini bakal dilangsungkan terbuka. Sementara, voting bakal dilakukan tertutup. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT