17 March 2020, 11:38 WIB

Kembali ke Tanah Air, Tim All England Jalani Isolasi


Alfa Mandalika | Olahraga

PENGURUS Pusat PBSI mengambil sejumlah kebijakan untuk menghindari penyebaran virus korona (Covid-19) di Pelatnas Cipayung. Tingginya mobilitas penghuni pelatnas membuat PBSI harus bekerja lebih ekstra dalam melindungi para atlet dan karyawan dari wabah virus korona yang kini sudah menjadi pandemi di seluruh dunia.

Salah satunya dengan melakukan isolasi mandiri bagi tim All England 2020 yang baru saja kembali dari Birmingham, Inggris. Sebanyak 24 atlet pelatnas, pelatih, dan tim ofisial akan melakukan isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung selama 14 hari.

Hal itu dikonfirmasi Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto yang juga merupakan Chef de Mission tim Indonesia di All England 2020.

"Dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan pemain serta tim ofisial, semua yang dari luar negeri, khususnya negara yang terdapat outbreak Covid-19, harus menjalani selfisolation," kata Budiharto seperti dinukil badmintonindonesia.org.

Baca juga: Persiapan Matang Jadi Kunci Sukses

"Pemain yang baru pulang dari Inggris akan dapat program latihan khusus selama masa isolasi mandiri. Untuk jadwal dan pengaturannya masih kami diskusikan," lanjut Budiharto.

Tim pertama tiba dari Birmingham pada 15 Maret dan sudah diisolasi di asrama Pelatnas Cipayung. Tim kedua akan tiba hari ini, Selasa (17/3), terdiri dari empat atlet yang berlaga di final All England 2020 yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon beserta tim ofisial.

PP PBSI juga memutuskan tahun ini tidak ada tradisi penyambutan juara All England 2020 di Bandara Soekarno-Hatta.

Indonesia meraih satu gelar juara dari ajang bergengsi tersebut lewat ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Seluruh aktivitas wawancara langsung dengan media di dalam dan luar pelatnas juga sementara ditunda hingga para atlet selesai masa isolasi mandiri.

Seiring terus bertambahnya kasus Covid-19 di Tanah Air, PP PBSI memperketat aturan di kawasan pelatnas. Di antaranya atlet pelatnas sama sekali tidak diperbolehkan keluar area pelatnas, termasuk pada Rabu, Sabtu dan Minggu, kecuali ada keperluan mendesak dan selain mendapat izin dari pelatih, juga harus mengantongi izin dari dokter PBSI.

PP PBSI juga menutup akses pelatnas bagi semua tamu sampai dua pekan ke depan. Hal ini dijelaskan dalam Surat Edaran nomor 158/0.5/III/2020 yang diterbitkan PP PBSI pada hari ini perihal Peraturan Pencegahan Covid-19.

Kegiatan atlet juga dibatasi pada latihan dan istirahat di asrama. Dalam sebulan ke depan, seluruh turnamen nasional dan internasional resmi dibatalkan. Program latihan atlet hingga hari ini tetap berjalan seperti biasa.

Khusus bagi tim All England, selama masa isolasi, mereka akan tetap menjalani latihan, dengan catatan mereka akan menggunakan lapangan, fasilitas dan jadwal latihan yang terpisah dari atlet pelatnas yang lain.

PBSI juga akan menentukan SOP penggunaan ruang gym, termasuk pengaturan jadwal latihan dan sterilisasi ruangan dan alat fitness menggunakan disinfektan. (OL-1)
 

 

BERITA TERKAIT