17 March 2020, 11:15 WIB

Beda Isolasi, Karantina, dan Social Distancing


Kumara Anggita | Weekend

WABAH Virus Korona (Covid-19) menggemparkan semua orang di belahan dunia. Untuk menghadapinya, setiap negara melakukan kebijakan yang berbeda-beda.

Ada yang mengisolasi, ada yang melakukan karantina, dan ada pula yang menggunakan metode social distancing.

Apa perbedaan dari tiga hal ini? Berikut penjelasannya yang disarikan dari sejumlah sumber:

1. Isolasi

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDD), isolasi adalah tindakan yang diambil untuk menerapkan pengendalian infeksi. Biasanya ini dilakukan oleh pihak medis yang berwenang. Isolasi diperuntukkan bagi orang yang telah terinfeksi.

2. Karantina

Sementara karantina adalah langkah untuk memisahkan dan membatasi pergerakan orang, yang diduga memiliki penyakit menular untuk melihat apakah mereka benar-benar terinfeksi atau tidak. Karantina diperuntukkan bagi orang sakit dan yang tampak sakit.

3. Social distancing

Social distancing berbeda lagi. Ini adalah upaya mengurangi kontak jarak dekat dengan banyak orang,  baik di dalam atau di luar ruangan. Sebisa mungkin Anda melakukan aktivitas di rumah saja.

Saat ini banyak negara yang sepakat untuk menerapkan social distancing, salah satunya Indonesia. Beberapa universitas, sekolah, perusahaan membiarkan pelajar dan pegawainya untuk bekerja dan belajar di rumah. Tak hanya itu, beberapa tempat hiburan pun juga sudah banyak di tutup.

Saat ini beberapa destinasi wisata telah di tutup selama 14 hari ke depan, seperti kawasan Monas, Ancol, Kawasan Kota Tua, TM Ragunan, Anjungan DKI di TMII, Taman Ismail Marzuki, Setu Babakan, Rumah Si Pitung, Pulau Onrust,  dan sejumlah museum di Jakarta.

Tetaplah jaga kesehatan Anda dan sebisa mungkin tidak melakukan perjalanan yang melibatkan banyak orang. Dengan begitu diharapkan penularan Covid-19 tidak membeludak di waktu bersamaan. (Medcom/M-4)

BERITA TERKAIT